Jokowi Anggarkan Bansos dan Insentif Selama Perpanjangan PPKM

Menu

Mode Gelap
Harga Emas Pegadaian Turun, Rabu 28 September 2022 Jangan Telat Perpanjang SIM! Ini Lokasi Simling Kota Bogor, Rabu 28 September 2022 Terkini! Ini Ramalan Kota Bogor Hari Ini, Rabu 28 September 2022 Masih Sama, Berikut Harga Emas Pegadaian Hari Ini Selasa, 27 September 2022 Terbaru! Ini Lokasi Perpanjang SIM di Kota Bogor, Selasa 27 September 2022

Headline · 21 Jul 2021 14:42 WIB

Jokowi Anggarkan Bansos dan Insentif Selama Perpanjangan PPKM Darurat


 Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat hingga 25 Juli 2021 mendatang.(Istimewa/Bogordaily.net) Perbesar

Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat hingga 25 Juli 2021 mendatang.(Istimewa/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat hingga 25 Juli 2021 mendatang.

Pertimbangannya karena dilihat dari tingkat penularan Covid-19 saat ini di Indonesia masih tinggi.

Bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha, Presiden Jokowi umumkan perpanjangan PPKM Darurat, pada Selasa (20 Juli 2021) malam.

Dalam pengumuman tersebut, Jokowi menyebutkan tentang program perlindungan sosial selama PPKM Darurat.

Program tersebut telah disebutkan dengan total besar anggaran yang dialokasikan adalah Rp55,21 triliun.

“Pemerintah mengalokasikan Rp 55,21 triliun untuk perlindungan sosial yang ditujukan sebagai bantuan bagi masyarakat terdampak,” ujarnya seperti dikutip dari Suara, Rabu (21 Juli 2021).

Dalam kesempatan itu, Jokowi menyebutkan bahwa bantuan akan segera disalurkan.

“Saya sudah memerintahkan kepada para menteri terkait untuk segera menyalurkan bansos tersebut kepada warga masyarakat yang berhak,” ucap Jokowi.

Ada enam program bantuan yang diberikan pemerintah selama PPKM Darurat yakni, Bantuan tunai, Bantuan sembako, Bantuan kuota internet, Subsidi listrik, Insentif usaha mikro informal senilai Rp 1,2 juta per pelaku dan Insentif usaha mikro Rp 1 juta per pelaku.

Jokowi menjelaskan bahwa pemerintah akan terus mengevaluasi pelaksanaan lapangan.

Jika kasus Covid-19 mulai terkendali bukan tidak mungkin PPKM Darurat dilonggarkan pada 26 Juli 2021 mendatang.

“Karena itu, jika tren kasus terus mengalami penurunan. Maka tanggal 26 Juli 2021, pemerintah akan melakukan pembukaan bertahap,” kata Jokowi.

Selain di Pulau Jawa dan Bali, PPKM Darurat juga diterapkan di 15 kota luar Jawa-Bali, yakni, Kota Pontianak, Kota Singkawang, Kota Balikpapan, Kota Medan dan Kota Bontang.

Diterapkan juga di Berau, Kota Batam, Kota Tanjung Pinang, Kota Bandar Lampung, Kota Mataram, Kota Sorong, Manokwari, Kota Bukittinggi, Kota Padang dan Kota Padang Panjang.***

Artikel ini telah dibaca 3 kali

 
Baca Lainnya

Nikmati Berbagai Acara di Kafe Tertinggi Kota Bogor

28 September 2022 - 16:06 WIB

Tempat Jual Bayi di Ciseeng Bogor Ternyata Berkedok Yayasan!

28 September 2022 - 14:28 WIB

Sertifikat Tanah Untuk Rakyat Diserahkan di Kota Bogor

28 September 2022 - 13:52 WIB

Tim Kurator Upayakan Penghentian Eksekusi Aset Debitur Pailit di Jakarta Pusat

28 September 2022 - 11:43 WIB

Viral, Warung Super Mahal, Teh Rp25 Ribu, Bakso Semangkok Rp100 Ribu

26 September 2022 - 12:10 WIB

Rangkaian Kronologis Ledakan di Asrama Brimob Sukoharjo

26 September 2022 - 09:22 WIB

Trending di Nasional