Friday, 4 April 2025
HomeBeritaKata Nabi, Melaknat Seorang Mukmin Sama Dengan Membunuhnya

Kata Nabi, Melaknat Seorang Mukmin Sama Dengan Membunuhnya

Bogordaily.net – Dalam kehidupan modern yang serba materalistis seperti saat ini, mengutuk dan sumpah serapah bahkan melaknat sudah dianggap biasa bahkan lelucon.

Padahal, seseorang yang sempurna akhlaknya adalah orang yang paling jauh dari kata-kata kotor, kutukan, sumpah serapah dan kata-kata keji lainnya.

Dari Ibnu Mas’ud ra, SAW bersabda: “Seorang itu bukanlah seorang yang tha’an, pelaknat, (juga bukan) yang berkata keji dan kotor.” (HR. Bukhari).

Tha’an adalah orang yang suka-merendahkan kehormatan manusia, dengan mencaci, menggunjing dan sebagainya.

Melaknat atau mengutuk sama saja artinya dengan berdoa agar seseorang dijauhkan dari Allah.

Imam Nawawi berkata, “Mendoakan agar seseorang dijauhkan dari Allah bukanlah akhlak orang-orang beriman.

Sebab Allah menyifati mereka dengan (kasih sayang) di antara mereka dan saling tolong-menolong dalam kebaikan dan takwa.

Mereka dijadikan Allah sebagai orang-orang yang seperti bangunan, satu sama lain saling menguatkan, juga diumpamakan sebagaimana satu tubuh.”

Seorang adalah orang yang mencintai saudara mukminnya yang lain sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri.

Maka, jika ada orang yang mendoakan saudara muslimnya dengan (dijauhkan dari Allah), itu berarti pemutusan hubungan secara total. Padahal adalah puncak doa seorang mukmin terhadap non-Muslim.

Karena itu disebutkan dalam hadits shahih: “Melaknat seorang mukmin adalah sama dengan membunuhnya.” (HR. Bukhari).

Pasalnya, seorang pembunuh memutuskan orang yang dibunuhnya dari berbagai manfaat duniawi.

Sedangkan orang yang melaknat memutuskan orang yang dilaknatnya dari Allah dan kenikmatan akhirat.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here