Aksi Bungkam, Mahasiswa dan Pemuda Bogor Menolak Kebijakan PPKM

Menu

Mode Gelap
Tim Pancasila Tangguh Kibarkan Sang Merah Putih di Istana Merdeka Rayakan HUT RI, Pemkot Bogor Upacara Bendera di Lapangan Sempur Mulai Hari Ini, Biaya Transfer Beda Bank Cuma Rp 77 Pakai Mobil Mercy, Perempuan Ini Maling Cokelat di Minimarket Gereja di Mesir Kebakaran, 41 Tewas Termasuk 18 Anak-anak

Headline · 5 Agu 2021 21:59 WIB

Aksi Bungkam, Mahasiswa dan Pemuda Bogor Menolak Kebijakan PPKM


 Central Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Bogor (CGMPB), di sejumlah simpang lampu merah dan tugu kujang Kota Bogor, pada Kamis (5 Agustus 2021).(Istimewa/Bogordaily.net) Perbesar

Central Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Bogor (CGMPB), di sejumlah simpang lampu merah dan tugu kujang Kota Bogor, pada Kamis (5 Agustus 2021).(Istimewa/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Mahasiswa dan Pemuda Bogor melakukan ‘Aksi Bungkam‘ untuk menolak kebijakan PPKM.

Demonstrasi ini dilakukan oleh Central Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Bogor (CGMPB), di sejumlah simpang lampu merah dan tugu kujang Kota Bogor, pada Kamis (5 Agustus 2021).

Mahasiswa

Dalam aksi ini, mereka membentangkan sejumlah poster tentang penolakan PPKM serta kritik terhadap penanganan Covid-19.

Para mahasiswa juga melakukan teatrikal dengan menggelar lapak dagangan sayuran di tengah jalan, menggambarkan kesulitan rakyat jelata.

“Pemerintah jangan hanya razia masker terus, coba razia orang miskin yang tidak bisa makan!!. Pandemi semakin parah, rakyat semakin susah, tanah airku berdarah darah,” tulis isi poster yang dibentangkan para mahasiswa di simpang lampu merah Jambu Dua.

Mahasiswa

Di beberapa simpang lampu merah lainnya, para mahasiswa juga membentangkan spanduk yang bertulis,

“Hanya ada dua pilihan, mati karena terpapar atau mati karena lapar” dengan tagar “PPKM Level 4 kaya Bon Cabe”.

Ketua (CGMPB) , Ihsan mengatakan, PPKM yang telah diterapkan selama lebih dari satu bulan ini bukan solusi untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Menurut dia, pemerintah lebih suka melihat jeritan masyarakat yang hilang pekerjaannya akibat PPKM ini.

Ihsan menilai penerapan PPKM oleh pemerintah ini sebagai bentuk ‘lari dari tanggung jawab pemerintah’ untuk menjamin kebutuhan pangan setiap warga seperti diatur dalam UU Ke karantinaan Kesehatan karena itu, mereka menyatakan sikap untuk menolak PPKM.***

Artikel ini telah dibaca 64 kali

 
Baca Lainnya

Dua Parpol Ini Dikabarkan Akan Gabung KIR

18 Agustus 2022 - 11:04 WIB

KIR

Sebelum Jadi Polisi, AKP Rita Yuliana Ingin Jadi Artis

17 Agustus 2022 - 20:17 WIB

Jabatan Tinggal Dua Bulan, Anies: Gubernur DKI Masih Tetap Ada

17 Agustus 2022 - 19:57 WIB

604 Napi Lapas Paledang Bogor Dapat Remisi HUT ke-77 RI

17 Agustus 2022 - 15:52 WIB

17 Agustus, PDIP Gelar Kirab Budaya

17 Agustus 2022 - 09:40 WIB

Kirab

Serem! King Kobra 4 Meter Masuk Kamar Warga di Tenjo Bogor

17 Agustus 2022 - 01:17 WIB

Trending di TERKINI