Monday, February 6, 2023
HomeHeadlineAntibodi Tinggi, Ternyata Tak Jamin Terlindungi dari Covid-19

Antibodi Tinggi, Ternyata Tak Jamin Terlindungi dari Covid-19

IIMS

Bogordaily.net – Menjaga imunitas tubuh selama masa pandemi disebut sebagai cara paling efektif untuk menghindari Covid-19.

Meski demikian, imunitas tubuh tidak serta merta ditentukan dari kadar antibodi yang dimiliki seseorang.

Sebagaimana diketahui, seseorang yang divaksin Covid-19 cenderung memiliki antibodi yang lebih tinggi.

Influencer Kesehatan sekaligus Dokter Relawan Covid-19, dr. Muhamad Fajri Adda’i mengatakan bahwa kadar antibodi yang tinggi bisa saja disebabkan oleh beberapa sel yang terstimulasi oleh vaksin.

“Ada yang namanya sel T, dan sel B, ini yang disebut dengan produsen antibodi. Bisa saja sel-sel ini terstimulasi oleh vaksin, dan kita belum ada yang tahu. Jadi tidak semudah itu menentukan orang imun atau tidak terhadap Covid-19,” ujar dr. Fajri seperti dikutip dari MNC.

Menurut dr. Fajri salah satu cara untuk menentukan seseorang imun atau tidak terhadap Covid-19 yakni dengan cara melakukan uji klinis.

Nantinya uji klinis bisa menentukan, pada fase tertentu seseorang yang sudah disuntik, pada level tertentu akan mengurangi risiko untuk terpapar atau sakit Covid-19 yang bergejala.

“Pada kasus ini vaksin Sinovac belum terbukti dapat mencegah seseorang dapat tertular dari virus corona, jadi masih sangat bisa tertular walaupun sudah disuntik dua kali. Vaksin Sinovac berfungsi untuk mencegah seseorang ketika terserang Covid-19 maka tidak bertambah parah,” tuntasnya.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terbaru

Gabung dengan Kami

Loker Bogor Daily

Invitation Investor Gathering

Anton S Suratto

Perumda Tirta Pakuan

PAN Jawa Barat

Harlah PPP

Dirgahayu PDI Perjuangan

RSUD Ciawi

RSUD Leuwiliang

Antam

Harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama

Perumda Tirta Kahuripan

Sienna Residence bogor

UIKA Bogor