Cukup Rapid Antigen 24 Jam Terakhir untuk Pelaku Perjalanan Udara

Menu

Mode Gelap
Info Terkini Gempa Menurut BMKG, Sabtu 28  Januari 2023 Link Streaming Man City vs Arsenal, Aman dan Legal Catat, Ini Nomor Hotline Pengaduan Penculikan Anak di Kota Bogor Doa Buka Puasa Rajab 2023 dan Qadha Ramadhan Lengkap Pasar Kaget di Taman Heulang Dikeluhkan Warga, Sahib Khan Usulkan Relokasi

Headline · 11 Aug 2021 15:06 WIB

Cukup Rapid Antigen 24 Jam Terakhir untuk Pelaku Perjalanan Udara


 Warga yang sudah divaksinasi penuh kini tak perlu menunjukkan hasil negatif Covid-19 memakai PCR, namun cukup dengan rapid antigen yang diambil 24 jam terakhir.(Istimewa/Bogordaily.net) Perbesar

Warga yang sudah divaksinasi penuh kini tak perlu menunjukkan hasil negatif Covid-19 memakai PCR, namun cukup dengan rapid antigen yang diambil 24 jam terakhir.(Istimewa/Bogordaily.net)

IIMS

Bogordaily.net – Pemerintah kembali memberlakukan penyesuaian di masa perpanjangan PPKM Level di Jawa-Bali yang berlaku mulai hari ini, Selasa (10 Agustus 2021)

Perpanjangan selama sepekan ini, salah satu yang mendapat penyesuaian yakni sektor transportasi udara, seperti dilansir dari kumparan.

Di masa perpanjangan ini, pelaku perjalanan pesawat akan mendapat kelonggaran apabila sudah divaksinasi Covid-19 secara penuh atau dua dosis.

Warga yang sudah divaksinasi penuh kini tak perlu menunjukkan hasil negatif Covid-19 memakai PCR, namun cukup dengan rapid antigen yang diambil 24 jam terakhir.

Aturan ini tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri No.30 Tahun 2021 tentang PPKM Level 4, 3, dan 2 Covid-19 di Jawa dan Bali. Berikut penjelasannya:

“Untuk perjalanan dengan pesawat udara antar kota atau kabupaten di dalam Jawa-Bali dapat menunjukkan hasil negatif antigen (H-1) dengan syarat sudah memperoleh vaksinasi dosis kedua”.

Namun ditegaskan ini tidak berlaku bagi warga yang baru mendapatkan vaksinasi dosis pertama.

Mereka tetap harus menunjukkan hasil negatif PCR yang diambil dalam 2×24 jam terakhir saat akan naik pesawat.

“Hasil negatif PCR H-2 jika baru memperoleh vaksin dosis satu,” lanjut pernyataan itu.

Sebelumnya, aturan pelaku perjalanan termasuk udara diatur dalam Inmendagri Nomor 27 Tahun 2021.

Dalam aturan ini, warga yang sudah divaksinasi baik satu atau dua dosis wajib menunjukkan hasil negatif PCR 2×24 jam terakhir saat naik pesawat.

Sedangkan hasil rapid antigen dalam 24 jam terakhir hanya dapat digunakan pada perjalanan dengan moda transportasi mobil pribadi, sepeda motor, bus, kereta api, dan kapal laut.

Syarat bagi transportasi lainnya ini masih sama di masa PPKM Level hingga 16 Agustus 2021.***

Artikel ini telah dibaca 8 kali

Baca Lainnya

MenKopUKM Dorong Asmindo Manfaatkan Fasilitas Bebas Bea Masuk Pasar Swiss hingga Seluruh Eropa

28 January 2023 - 09:41 WIB

MenKopUKM Dorong Asmindo Manfaatkan Fasilitas Bebas Bea Masuk Pasar Swiss hingga Seluruh Eropa

Pinjaman KUR Mandiri 2023: Syarat dan Proses Pencairan Pengajuan Rp100 Juta-Rp 500 Juta

27 January 2023 - 15:07 WIB

Pinjaman KUR Mandiri 2023

Kontroversi Kaum Pelangi 

25 January 2023 - 20:15 WIB

Ramalan Shio Kelinci Air di Tahun 2023, Simak di Sini!

23 January 2023 - 16:37 WIB

Ramalan Shio Kelinci Air di Tahun 2023

Spesial Tahun Baru Imlek Plaza Toyota Citeureup Tawarkan Promo Menarik

22 January 2023 - 12:17 WIB

Spesial Tahun Baru Imlek Plaza Toyota Citeureup Tawarkan Promo Menarik

Jual Emas Patah Masih Bisa Untung? Buktikan Langsung ke Raja Emas Indonesia

21 January 2023 - 12:09 WIB

Raja Emas Indonesia
Trending di TERKINI