Fokus! LPEI Tetap Bantu UMKM Naik Kelas Jadi Eksportir Selama Pandemi

Menu

Mode Gelap
Ini Lokasi Perpanjang SIM di Kota Bogor, Kamis 11 Agustus 2022 Pekan Depan, LPSK Umumkan Hasil Asesmen Istri Ferdy Sambo Waspada, BMKG Ramalkan Kota Bogor Hujan, Kamis 11 Agustus 2022 Harga Emas Antam dan UBS di Pegadaian, Rabu 10 Agustus 2022 Profil Irjen Ferdy Sambo, Tersangka Kasus Pembunuhan Brigadir J

Ekonomi · 22 Agu 2021 16:01 WIB

Fokus! LPEI Tetap Bantu UMKM Naik Kelas Jadi Eksportir Selama Pandemi


 Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah.(Istimewa/Bogordaily.net) Perbesar

Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah.(Istimewa/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank tetap fokus membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk bisa naik kelas menjadi eksportir meski di tengah pandemi Covid-19.

“Pandemi tidak menghalangi kami untuk meningkatkan kelas para UMKM menjadi eksportir. Pada semester pertama pembiayaan UMKM, kami telah mencapai net growth Rp355 miliar dari total pembiayaan Rp14,5 triliun yang disalurkan kepada sejumlah industri seperti kertas, makanan dan minuman, tekstil dan lain-lain,” kata Direktur Pelaksana II LPEI Maqin Noorhadi dalam keterangan di Jakarta, Senin.

Dari jumlah itu, lanjut dia, hampir 60 persen dilakukan restrukturisasi untuk menjaga kelangsungan bisnis UMKM.

Pembiayaan itu juga sudah termasuk Penugasan Khusus Ekspor (PKE) dari pemerintah yang juga telah berhasil disalurkan sebesar Rp408 miliar

LPEI juga meningkatkan kelas UMKM melalui program yang menyasar perbaikan aspek nonfinansial, Coaching Program for New Exporter (CPNE) yaitu program pelatihan rintisan eksportir baru, Program Desa Devisa, dan pihaknya  juga melakukan kalkulasi terhadap dampak pembiayaan yang diberikan.

“Sebagai SMV kami juga  mempertimbangkan aspek developmental dalam melakukan pembiayaan. Berdasarkan kajian yang kita lakukan bersama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB), pembiayaan senilai Rp90,4 triliun yang telah disalurkan LPEI memberikan dampak positif terhadap peningkatan investasi nasional sebanyak 2,43 kali atau Rp219 triliun, Pendapatan Domestik Bruto (PDB) 2,45 kali senilai Rp 221 triliun dan ekspor nasional 3,53 kali senilai Rp319 triliun,” ujar Maqin.

Ia mengklaim hasil nyata dari pembiayaan UKM yang dilakukan oleh LPEI telah memiliki dampak yang dapat dirasakan masyarakat langsung.

“Harapannya peran LPEI dalam membantu UMKM meningkatkan kelasnya menjadi lokal yang mendunia dapat terus terlaksana,” kata Maqin.

Di tengah situasi pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia, sektor UMKM sebagai salah satu tulang punggung perekonomian Indonesia harus bertahan untuk menyangga kebutuhan rantai pasok yang melibatkan jutaan pekerja.

Sebagai Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan dalam peningkatan ekspor nasional, LPEI mendapatkan tugas untuk membantu UKM dalam bentuk PKE.

Di samping Program Penjaminan Pemerintah (JAMINAH) untuk segmen korporasi, yang keduanya ditujukan dalam rangka mendukung pemulihan ekonomi nasional.***

Artikel ini telah dibaca 15 kali

 
Baca Lainnya

Bikin Merinding! 3 Kisah Mistis di Istana Presiden, Tv Mati Sendiri Hingga Pesta Wanita Berambut Pirang

11 Agustus 2022 - 14:17 WIB

pindah

Mendag Sebut Tak Ada Kenaikan Harga Mi Instan Tiga Kali Lipat

11 Agustus 2022 - 12:34 WIB

Waduh! Dua Bulan Lagi Kuota BBM Pertalite dan Solar Habis

11 Agustus 2022 - 11:42 WIB

Analis Proyeksikan Pencapaian BRI Group Semakin Mengkilap di Akhir Tahun 2022

11 Agustus 2022 - 09:30 WIB

BRIFast Remittance

Harga Emas Antam Hari Ini Masih Stabil, Berikut Rinciannya

11 Agustus 2022 - 09:25 WIB

emas antam

Pasar Modal Teruji Hadapi Berbagai Peristiwa Sejarah Ekonomi Indonesia

11 Agustus 2022 - 06:42 WIB

Pasar Modal Indonesia
Trending di Ekonomi