Simak Yuk, Perintah Serta Larangan di Bulan Muharram

Menu

Mode Gelap
Terputusnya Aliran Listrik PLN, Ini 3 Wilayah yang Terdampak Akibat Hujan Deras dan Angin, Pohon di Perum Taman Griya Tumbang Klarifikasi, Rachel Vennya: Aku Tidak Lakukan Karantina Sama Sekali Kota Bogor Diterpa Hujan Angin, Satu Mobil Ringsek Terkena Pohon Tumbang Penemuan Jasad Bayi di MTs Babakan, Kapolsek Jasinga: Diduga Dibuang Ibunya

Headline · 10 Agu 2021 14:37 WIB

Simak Yuk, Perintah Serta Larangan di Bulan Muharram


 Prof Quraish Shihab.(Istimewa/Bogordaily.net) Perbesar

Prof Quraish Shihab.(Istimewa/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Dalam surah Al-Maidah ayat dua Allah SWT melarang umat Islam melanggar syi’ar-syi’ar Allah saat melakukan ibadah haji maupun umrah.

Salah satu yang dilarang itu ada berburu dalam keadaan berihram, merusak bulan haram dan mengganggu hewan kurban yang sudah diberikan tanda.

Sementara itu, yang diperintahkan adalah tolong menolong dalam urusan kebaikan.

“Di sini sekali lagi Allah menyeru orang-orang beriman: Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu melanggar syi‘ar-syi‘ar Allah dalam ibadah haji dan umrah,” tulis Prof Quraish Shihab dalam tafsirnya Al-Misbah, seperti dikutip dari Republika, Selasa (10 Agustus 2021).

Bahkan semua ajaran agama, dilarang melanggar kehormatan bulan-bulan haram, yakni Dzulqaidah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab.

Ayat dua ini memerintahkan jangan mengganggu binatang al-hadyu atau hewan kurban.

“Yakni binatang yang akan disembelih di Makkah dan sekitarnya, dan yang dijadikan sebagai persembahan kepada Allah,” katanya.

Demikian juga jangan mengganggu al-qala’id, yaitu binatang-binatang yang dikalungi lehernya sebagai tanda bahwa ia adalah persembahan yang sangat istimewa, dan jangan juga mengganggu para pengunjung Baitullah.

Larangan ini berlaku bagi siapa saja yang ingin melaksanakan ibadah haji atau umrah.

“Sedang mereka melakukan hal tersebut dalam keadaan mencari dengan sungguh-sungguh karunia keuntungan duniawi dan keridhaan ganjaran ukhrawi dari Tuhan mereka,” katanya.

Prof Quraish Shihab mengatakan, apabila kamu telah bertahallul menyelesaikan ibadah ritual haji atau umrah, atau karena satu dan lain sebab sehingga kamu tidak menyelesaikan ibadah kamu.

Misalnya karena sakit atau terkepung musuh, maka berburulah jika kamu mau. Dan janganlah sekali-kali kebencian yang telah mencapai puncaknya sekalipun kepada suatu kaum.

“Karena mereka menghalang-halangi kamu dari Masjid al-Haram, mendorong kamu berbuat aniaya kepada mereka atau selain mereka,” katanya.

Dan tolong-menolonglah kamu dalam mengerjakan kebajikan, yakni segala bentuk dan macam hal yang membawa kepada kemaslahatan duniawi dan atau ukhrawi.

Demikian juga tolong-menolonglah dalam ketakwaan, yakni segala upaya yang dapat menghindarkan bencana duniawi dan atau ukhrawi.

“Walaupun dengan orang-orang yang tidak seiman dengan kamu, dan jangantolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamukepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya,” katanya.***

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Lokasi Strategis Summarecon Bogor Memiliki Pintu Exit In Tol Jagorawi

20 Oktober 2021 - 19:15 WIB

Kalah Tiga Kali Beruntun, Jadi Sejarah Buruk Milan di Liga Champions

20 Oktober 2021 - 13:28 WIB

Jusuf Kalla: Orang Kaya di Indonesia, Didominasi Non-Muslim

20 Oktober 2021 - 11:51 WIB

Non-muslim

Pengedar Sabu Beromset Miliaran Rupiah, Disikat Polres Bogor

20 Oktober 2021 - 11:26 WIB

Muncul Ancaman Demo dari Fans, MU Mulai Ketar-Ketir

19 Oktober 2021 - 16:57 WIB

Truk Seruduk Warung Kosong, Terbalik di Jalan

19 Oktober 2021 - 14:18 WIB

Trending di Headline