Kenali Yuk, Gangguan Tidur Saat Pandemi Bisa Turunkan Imun

Menu

Mode Gelap
Breaking News, Pesawat Rimbun Air Hilang Kontak di Papua Lokasi Simling Kota Bogor, Rabu 15 September 2021 Cek Para Semifinalis Mojang Jajaka Kota Bogor Disini! Menu Baru Djoeragan Resto, Spicy Chicken Mozzarella with Salad Ponpes di Rumpin Ludes Terbakar, Hubungan Arus Pendek Diduga Jadi Penyebabnya

Kesehatan · 12 Sep 2021 20:25 WIB

Kenali Yuk, Gangguan Tidur Saat Pandemi Bisa Turunkan Imun


 Gangguan tidur berdampak tidak baik bagi kondisi fisik karena dapat menurunkan imun.(Istimewa/Bogordaily.net( Perbesar

Gangguan tidur berdampak tidak baik bagi kondisi fisik karena dapat menurunkan imun.(Istimewa/Bogordaily.net(

Bogordaily.net – Pandemi Covid-19 memberikan perubahan pada berbagai aspek kehidupan manusia. Salah satu perubahan yang perlu diperhatikan adalah perubahan pola tidur yang berakibat pada gangguan tidur.

Menurut Kepala Instalasi Rehabilitasi Psikososial RS.dr.H.Marzoeki Mahdi Bogor, dr.Lahargo Kembaren, SpKJ, gangguan tidur berdampak tidak baik bagi kondisi fisik karena dapat menurunkan imunitas tubuh.

Gangguan tidur juga berdampak bagi kondisi psikologis karena dapat memicu munculnya stres, cemas dan depresi.

“Gangguan tidur saat Pandemi Covid-19 dapat mengenai siapa saja, anak, remaja, dewasa dan lanjut usia,” kata dr.Lahargo Kembaren, dilansir dari Republika.

Berikut beberapa penyebab Gangguan Tidur selama pandemi:

<• Rasa cemas dan khawatir berlebihan

Kecemasan terhadap virus corona dan kekhawatiran ada anggota keluarga yang terkena membuat tubuh tegang dan dapat menyebabkan gangguan tidur.

Demikian juga dengan kecemasan akan kurangnya atau hilangnya penghasilan/ pekerjaan.

Ketidakpastian kapan wabah ini selesai, angka konfirmasi positif, angka kematian yang meningkat juga menyebabkan kondisi cemas dan khawatir yang berujung pada gangguan tidur.

<• Disrupsi atau perubahan rutinitas kehidupan sehari-hari

Kondisi saat ini yang menyebabkan perubahan rutinitas sehari hari, seperti working/study from home, jaga jarak fisik dan sosial membuat seseorang harus menyesuaikan diri, dan ini tidak mudah dilakukan.

Menurut psikiater tersebut, lebih banyak di rumah membuat irama sirkardian tubuh juga terganggu karena kurang terpapar dengan cahaya alami. Hal ini mengakibatkan siklus tidur dan bangun menjadi terganggu.

“Pada mereka yang tidak bekerja, dapat terjadi ‘oversleep’ pada pagi hari karena merasa tidak perlu terburu buru dan ini menyebabkan gangguan tidur pada malam harinya,” kata dr. Lahargo.

<• Screen Time yang berlebihan

Penggunaan handphone untuk mengerjakan aktivitas sehari-hari, media sosial, dan melihat berita, menjadi bertambah pada saat ini.

Pertemuan online Zoom yang banyak, banyaknya menonton acara televisi kabel atau pun drama korea, dan lebih banyak melihat layar monitor komputer menyebabkan “Screen Time” yang berlebihan.

“Hal ini menyebabkan otak selalu aktif,  ‘blue light’ dari layar menekan produksi melatonin (hormon tidur) dan tidur pun terganggu,” jelas dr. Lahargo.

<• Stres dalam keluarga, sekolah, kerja

Bekerja dan belajar dari rumah seringkali tidak membuat keadaan menjadi lebih santai.

Banyaknya tugas yang harus diselesaikan dari rumah, pekerjaan rumah yang harus dibereskan, konflik dan masalah di rumah, sekolah, dan pekerjaan, dapat memicu stres yang menyebabkan gangguan tidur.

<• Depresi dan rasa terisolasi

Depresi ditandai dengan kehilangan berbagai hal yang kita cintai, bisa keluarga, teman, pekerjaan, hobi, perkumpulan, uang, dll. Rasa terisolasi akibat pandemi ini dan harus selalu di rumah dapat juga memicu munculnya gangguan tidur.***

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Takut Keguguran, Bumil Ngga Boleh Makan Nangka

19 September 2021 - 14:01 WIB

Makan

Catat Yuk! Minyak Alami Bikin Wajah Halus dan Bercahaya

18 September 2021 - 06:11 WIB

Alami

Bye Perut Buncit! Ajaibnya Minuman Berserat

17 September 2021 - 22:51 WIB

Minuman

Rahasia Gaya Hidup Idol K-Pop Biar Bugar dan Kinclong

17 September 2021 - 17:17 WIB

Gaya hidup

Dari 5.344 Pasien Covid-19 di RS PMI Bogor, Kini Tersisa 1 Pasien

17 September 2021 - 16:19 WIB

RS PMI Bogor

4 Cara Menjaga Mental Agar Kamu Damai dan Bahagia

16 September 2021 - 12:47 WIB

Trending di Kesehatan