Pastikan Balita Dapat Vaksin Dasar Lengkap, Aktifkan Posyandu Kembali

Menu

Mode Gelap
Harga Emas Pegadaian Turun, Rabu 28 September 2022 Jangan Telat Perpanjang SIM! Ini Lokasi Simling Kota Bogor, Rabu 28 September 2022 Terkini! Ini Ramalan Kota Bogor Hari Ini, Rabu 28 September 2022 Masih Sama, Berikut Harga Emas Pegadaian Hari Ini Selasa, 27 September 2022 Terbaru! Ini Lokasi Perpanjang SIM di Kota Bogor, Selasa 27 September 2022

Kesehatan · 4 Sep 2021 15:05 WIB

Pastikan Balita Dapat Vaksin Dasar Lengkap, Aktifkan Posyandu Kembali


 Ilustrasi Balita.(Istimewa/Bogordaily.net) Perbesar

Ilustrasi Balita.(Istimewa/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dr. Imran Agus Nurali mengatakan, kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) berkurang sejak pandemi Covid-19 sehingga harus diaktifkan kembali.

“Saat ini terdata ada 292 ribu lebih Posyandu. Yang aktif itu hanya 21 persen dan kita harapkan tahun ini bisa meningkat sesuai dengan jumlahnya,” kata Imran dalam konferensi pers daring di Jakarta, dilansir dari Aktual.

Menurut Imran, pengaktifan kembali kegiatan Posyandu sangat penting untuk memastikan balita mendapatkan vaksinasi dasar lengkap, memantau tumbuh kembang anak, hingga pemeriksaan kesehatan bagi ibu hamil.

Imran menambahkan, pelayanan Posyandu juga harus melakukan modifikasi agar tidak terjadi kerumunan atau hal-hal lain yang dapat menjadi sarana penularan virus Covid-19.

“Kami sudah buatkan pedomannya. Disesuaikan dengan wilayahnya apakah zona merah atau zona hijau. Bisa online atau janjian kunjungan ke rumah, nanti kader akan datang,” ujar Imran.

“Kalau ada pertemuan di Posyandu bisa dilakukan beberapa kloter sehingga tidak berkumpul. Setiap keluarga juga harus bawa kain sendiri untuk penimbangan, karena selama ini kan penimbangan pakai kain yang sama yang sudah disediakan,” lanjutnya.

Nantinya, kegiatan Posyandu diharapkan tak hanya menjangkau bayi, balita, ibu hamil, ibu menyusui, dan layanan Keluarga Berencana (KB), tapi melayani seluruh siklus usia termasuk remaja, usia produktif, hingga lansia.

“Kita harapkan seluruh siklus kehidupan bisa ditangani dalam kegiatan posyandu, sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 18 tahun 2018 bahwa semua masyarakat harus punya akses untuk pelayanan dasar,” kata Imran.

“Pada usia produktif itu dalam rangka upaya kesehatan kerja, kemudian yang lansia biasanya pengukuran tekanan darah, berat badan, diabetes,” tambahnya.

Tak hanya itu, Imran mengungkapkan bahwa setelah melakukan evaluasi, ada beberapa usulan agar Posyandu dijadikan wadah untuk aktivitas ketahanan pangan.

Melalui hal itu, keluarga memiliki lahan bersama untuk menanam tanaman termasuk apotek hidup hingga sayur-sayuran yang baik untuk untuk kesehatan.

“Sudah saya saksikan ini sudah dilaksanakan oleh komunitas di Lampung yang bagian dari posyandu,” ujarnya.***

Artikel ini telah dibaca 95 kali

 
Baca Lainnya

Perhatikan Yuk, Ini Waktu Ideal untuk Berhubungan Seks

27 September 2022 - 20:48 WIB

Waktu ideal berhubungan seks

Hempaskan Lemak Perut, Coba 5 Minuman Ini di Pagi Hari

27 September 2022 - 17:28 WIB

Review 5 Khasiat Ubi Jalar untuk Kesehatan, Salah Satunya Melawan Kanker

27 September 2022 - 17:18 WIB

Fakta Unik, Olahraga 150 Menit Seminggu Bisa Turunkan Resiko Kematian

27 September 2022 - 05:33 WIB

Olahraga 150 Menit

Tertawa Ternyata Menyehatkan! Ini Manfaatnya Bagi Kesehatan

26 September 2022 - 11:56 WIB

Wajib Tau, Ini 4 Makanan yang Bisa Turunkan Kolesterol

26 September 2022 - 10:42 WIB

makanan turunkan kolesterol
Trending di Kesehatan