Shalimar, Parfum Bernuansa Mistis Kegemaran Sang Proklamator

Menu

Mode Gelap
Breaking News, Pesawat Rimbun Air Hilang Kontak di Papua Lokasi Simling Kota Bogor, Rabu 15 September 2021 Cek Para Semifinalis Mojang Jajaka Kota Bogor Disini! Menu Baru Djoeragan Resto, Spicy Chicken Mozzarella with Salad Ponpes di Rumpin Ludes Terbakar, Hubungan Arus Pendek Diduga Jadi Penyebabnya

Tokoh · 14 Sep 2021 17:40 WIB

Shalimar, Parfum Bernuansa Mistis Kegemaran Sang Proklamator


 Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno.(Istimewa/Bogordaily.net) Perbesar

Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno.(Istimewa/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno ternyata memiliki parfum favorit yang diketahui bermerek Shalimar.

Parfum kegemaran Sang Proklamator ini dikabarkan terinspirasi dari kisah cinta antara tokoh legendaris India, Kaisar Shah Jahan dan istrinya Mumtaz Mahal.

Terkait parfum Shalimar milik Presiden Soekarno ini, ada cerita unik yang juga bernuansa mistis.

Pada saat itu sekira Juni 2001, salah satu putri Soekarno yaitu Rachmawati Soekarnoputri bersama suaminya Beni Sumarno berada di Hotel Lestari.

Di hotel tersebut keduanya berbincang-bincang dengan istri Bung Karno, Ratna Sari Dewi, salah satu pejabat Perusahaan Listrik Negara (PLN) Pusat, Edi Sukmoro dan seorang wartawan.

Saat asyik berbincang-bincang, tiba-tiba Sari Dewi mengendus sebuah aroma harum parfum yang ia kenali.

“Saya mencium aroma Bapak (Soekarno),” ujar Ratna Sari Dewi, sebagaimana dikutip dari buku ‘Sisi Lain Istana’ karya J Osdar.

Mendengar ucapan Ibu Ratna, Rachmawati lalu menimpalinya dengan pertanyaan terkait parfum Shalimar kegemaran Bung Karno.

“Mungkin Bu Dewi mencium aroma parfum Shalimar yang sering dipakai Bung Karno tatkala masih hidup?”

“Mungkin,” jawab Ratna Sari Dewi singkat.

Selanjutnya ditimpali Beni Sumarno yang menuturkan, “Saya pakai sedikit tadi pagi, dan sekarang aromanya sudah hilang.”

Kemudian seorang wartawan yang ikut berbincang mengajak Beni Sumarno untuk ditunjukkan parfum Shalimar yang dimaksud, menyemprotkannya.

Setelah itu, ia menemui kembali Ibu Ratna yang sedang asyik berbincang dengan Rachmawati.

“Apakah Ibu Dewi tidak merasakan aroma parfum saya?” tanya si wartawan.

Ibu Dewi kemudian menjawab, “Oo tidak, tidak. Saya tidak (mencium) bau apa-apa.”

Ketika itu juga Edi Sukmoro berucap, “Mungkin Bung Karno hadir.” ***

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Demi Album Baru Musisi Iran Rela Masuk Penjara

18 September 2021 - 15:24 WIB

penjara

Kisah Hidup yang Inspiratif

17 September 2021 - 13:01 WIB

Kisah Hidup yang Inspiratif

Peneliti Demam Berdarah UGM Masuk Daftar Orang Paling Berpengaruh 2021 versi TIME

16 September 2021 - 15:33 WIB

TIME

Didukung Maju di Pilpres, Ganjar Bilang Lagi Fokus Ngurus Covid-19

16 September 2021 - 15:14 WIB

Cerminan Batin Kotor Istana, Ngabalin

15 September 2021 - 12:30 WIB

Cerminan Batin

Elly Yasin Apresiasi Kader PKK Cetak Lapangan Kerja Berbasis Daur Ulang Sampah

13 September 2021 - 19:11 WIB

Kader PKK
Trending di Tokoh