Amir Khan, Petinju Muslim Kebanggaan Inggris

Menu

Mode Gelap
Malang Diguncang Gempa Berkekuatan M 5,3 Niat Jemput Anak, Seorang Ibu Asal Cigudeg Tewas Tertabrak Truk Terputusnya Aliran Listrik PLN, Ini 3 Wilayah yang Terdampak Akibat Hujan Deras dan Angin, Pohon di Perum Taman Griya Tumbang Klarifikasi, Rachel Vennya: Aku Tidak Lakukan Karantina Sama Sekali

Tokoh · 13 Okt 2021 10:10 WIB

Amir Khan, Petinju Muslim Kebanggaan Inggris


 Amur Khan, petinju muslim kebanggaan Inggris.(Istimewa/Bogordaily.net) Perbesar

Amur Khan, petinju muslim kebanggaan Inggris.(Istimewa/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Bagi para pecinta olahraga tinju, maka pasti tidak akan merasa asing lagi dengan nama Amir Khan.

Dia adalah petinju muslim kelas Welter berkebangsaan Inggris ini merupakan Juara Dunia WBA Super kelas Welter pada tahun 2009.

Sosoknya sangat disegani di negara Barat karena kemampuannya berlaga di atas ring.

Ia pernah menjadi juara dunia tinju termuda ketiga dari Inggris setelah Naseem Hamed dan Herbie Hide.

Selama 3 tahun Amir Khan selalu berhasil mempertahankan gelar juaranya.

Tak hanya itu, Amir juga berhasil menyandang gelar Juara Dunia IBF pada tahun 2011.

Amir Khan memulai debut tinju profesionalnya pada Juli 2005. Sebelum terjun dalam dunia tinju pro, Amir lebih dulu mengikuti Olimpiade tahun 2004 di Athena.

Dan ia pun berhasil menyabet medali perak. Kala itu Amir Khan masih berumur 17 tahun.

Terjunnya Amir di dunia tinju ternyata bukan hanya kebetulan. Petinju muslim ini mempunyai misi, menunjukkan Islam sesungguhnya lewat dunia tinju.

Amir Khan menunjukan bahwa ia merupakan petinju muslim dari keluarga muslim keturunan Pakistan.

Dalam rekor tinju tercatat, Amir Khan telah melakoni 39 kali pertandingan, 34 kali menang, 21 kemenangan secara KO, dan 5 kali kalah.

Ia juga tidak pernah takut untuk bertarung di Kandang Macan dan selalu menunjukan jati diri dengan kemenangan.

Seiring sukses berlaga di Inggris, Petinju kelahiran Desember 1986 ini pun melebarkan jangkauannya ke New York, Amerika Serikat.

Dikutip dari Bleacher Report, berduel di New York menjadi satu tantangan sendiri bagi petinju muslim.

“Saya bertanding di New York, tempat teroris melakukan serangan 11 September, tempat orang disebut ketakutan berada dekat dengan muslim, namun saya bisa memenuhi arena pertandingan.” Ujarnya.

Meski sempat mendapat tindakan rasisme, namun Amir Khan tetap bertahan menunjukkan sikap muslim sejati lewat tindakan dan juga prestasinya di atas ring.

Ia pun tak pernah takut untuk mengakui jati dirinya sebagai seorang muslim.

“Saya tidak takut mengatakan saya seorang Muslim. Saya pikir beberapa orang akan takut mengatakan bahwa mereka adalah Muslim, terutama pada saat ini, tetapi saya seorang Muslim yang bangga. Ada banyak Muslim yang baik di luar sana yang menentang terorisme, yang menentang pembunuhan,” tutur Amir Khan dikutip dari bleacher report.

Amir Khan pun membangun Amir Khan Foundation yang sering membantu membangun sumur untuk daerah kekeringan di Pakistan.

Ia juga membantu orang-orang yang terdampak selama lockdown corona di Inggris.

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Heboh! Dimasa Tua Sukmawati Pindah Agama

23 Oktober 2021 - 12:43 WIB

Cerita Mu’adz, Anak Kuli Bangunan yang Hapal 30 Juz Alquran

23 Oktober 2021 - 07:36 WIB

Mu'adz

Kisah Syekh Abdul Fattah Abu Ghuddah yang Penah Kelaparan Saat di Mesir

22 Oktober 2021 - 13:18 WIB

Kisah

Kenny “Xepher” Deo atlet Esports Penghasilan Tertinggi di Indonesia

22 Oktober 2021 - 11:34 WIB

Kenny "Xepher" Deo

Atang Trisnanto Minta PTM Terbatas Dilaksanakan Secara Matang dan Maksimal

21 Oktober 2021 - 21:19 WIB

Atang trisnanto

Menjaga Elektabilitas, Anies Dideklarasikan Sebagai Capres

21 Oktober 2021 - 17:25 WIB

Trending di Tokoh