Habib Salim: Jangan Lupakan 'Jas Merah' dan 'Jas Hijau'

Menu

Mode Gelap
Muhammad Ameer Azzikra, Putra Ustaz Arifin Ilham, Meninggal Dunia Buset, Mercy Bodong dengan Sopir Tak Ber-SIM Lawan Arah Tol Tabrak 3 Mobil Usai Lantik Pengurus Baru, AMSI Gelar Seminar Media Siber Sehat Ade Yasin Klaim Vaksinasi Kabupaten Bogor Sudah Lampaui Target Polisi Selidiki Video Mesum Durasi 35 Detik Diduga Dua Pelajar

Politik · 22 Okt 2021 06:55 WIB

Habib Salim: Jangan Lupakan ‘Jas Merah’ dan ‘Jas Hijau’


 Habib Salim Al Jufri Nilai Islam, Ulama dan Santri Faktor Penting Ke-Indonesiaan.(Antara/Bogordaily.net) Perbesar

Habib Salim Al Jufri Nilai Islam, Ulama dan Santri Faktor Penting Ke-Indonesiaan.(Antara/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Habib Salim Segaf Al Jufri menilai Islam, ulama, dan santri adalah faktor penting dari ke-Indonesiaan.

Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Habib Salim Segaf Al Jufri menilai Islam, ulama, dan santri adalah faktor penting dari ke-Indonesiaan.

Kehadirannya merekatkan persatuan, menjaga harmoni di tengah kemajemukan, mengokohkan cinta Tanah Air, menjaga karakter bangsa, dan memajukan Indonesia.

Dalam peluncuran Lomba Baca Kitab Kuning ke-5 Tahun 2021 dalam rangka peringatan Hari Santri Nasional dan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan Fraksi PKS DPR RI.

Habib Salim mengatakan bahwa sejak dulu fatsoen politik ulama dan umat Islam bercirikan kebangsaan dan wasathiyah.

“Maka, jangan sekali-kali melupakan sejarah atau ‘jas merah’ dan jangan sekali-kali menghilangkan jasa ulama atau ‘jas hijau’,” kata Habib Salim dalam keterangannya di Jakarta, seperti bersumber dari Antara, Rabu, (20 Oktober 2021).

Acara tersebut dilaksanakan dengan webinar nasional bertema Meneladani Ulama dan Santri Dalam Menghadirkan Harmoni Anak Bangsa.

Acara peluncuran Lomba Baca Kitab Kuning tersebut dilaksanakan secara virtual dengan menghadirkan narasumber.

Antara lain Pengasuh Ponpes Al-Muntaha Alkholiliyah, Bangkalan, Madura, Jawa Timur Toha Kholili, dan Pengurus MUI Jawa Barat.

Pengasuh Ponpes Modern Nur Rohmah Bandung Jawa Barat Asep Ahmad Fathurrahman.

Habib Salim menggarisbawahi pentingnya menghormati ulama dan santri, karena mereka selalu hadir sepanjang sejarah Indonesia.

Menurut dia, kehadiran ulama dan santri ada pada saat sebelum kemerdekaan, melawan penjajahan, pembentukan dasar dan konstitusi negara serta dalam mempertahankan kemerdekaan.

“Ulama selalu hadir dengan ijtihadnya yang solutif dalam setiap permasalahan yang dihadapi bangsa Indonesia,” ujarnya.

Selain itu, mantan Menteri Sosial tersebut mengapresiasi program unggulan Fraksi PKS DPR, yaitu Lomba Baca Kitab Kuning sebagai bentuk komitmen.

Untuk memperjuangkan kepentingan umat dan menegaskan pentingnya peran ulama, santri dan pesantren dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Habib Salim menilai bahwa lomba tersebut sekaligus sebagai bentuk penghormatan terhadap ilmu para ulama sebagai pewaris para nabi.

Dan bentuk apresiasi terhadap para santri yang giat mempelajari ilmu agama sebagai bekal pembentukan karakter bangsa.

“Selain itu, lomba ini merupakan upaya untuk mengokohkan nasionalisme Indonesia yang religius,” ujarnya.***

Artikel ini telah dibaca 15 kali

Baca Lainnya

PollsterRp dan Bung Hatta di Mata Rizal Ramli

28 November 2021 - 13:28 WIB

PollsterRp

Pemuda Pancasila Geruduk DPR, Tuntut Junimart Girsang Minta Maaf

25 November 2021 - 15:52 WIB

Bantu Warga Positif Covid-19, MPC Pemuda Pancasila Gandeng Polres Bogor Kota

Akankah Duet Ganjar Pranowo-Airlangga Hartarto Terwujud di Pilpres 2024

25 November 2021 - 12:55 WIB

Bersama Direksi PT. BRI, Elly Yasin Bahasa Program BRIlian Preneur

24 November 2021 - 18:27 WIB

Pimpin BM PAN Kabupaten Bogor, Laras Widyaningsih Terpilih Secara Aklamasi

24 November 2021 - 11:59 WIB

RUU Kejaksaan Mutlak Perlu Atur Jaminan Keselamatan Jaksa

21 November 2021 - 12:00 WIB

keselamatan jaksa
Trending di Politik

Sorry. No data so far.