Professor Jeffrey Lang Jadi Mualaf, Setelah Iseng Baca Alquran

Menu

Mode Gelap
Wakapolda Jatim : Bripda RB Hamili Novia dan Minta Aborsi Polisi Periksa Polisi Berinisal R Atas Kematian Novia Widyasari Novia Ambil Jurusan Pendidikan Demi Bantu Anak Kurang Mampu JK Apresiasi Sumbangsih Rizal Ramli Bagi Perekonomian Negara Polisi Mabuk Berlagak Koboi, Anak 7 Tahun Kena Peluru Nyasar

Tokoh · 9 Okt 2021 12:52 WIB

Professor Jeffrey Lang Jadi Mualaf, Setelah Iseng Baca Alquran


 Prof Dr Jeffrey Lang (Instagram/Bogordaily.net) Perbesar

Prof Dr Jeffrey Lang (Instagram/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Hidayah Islam bisa melalui apa saja, sengaja maupun tidak sengaja. Hal itu seperti yang terjadi pada seorang pengajar Matematika bernama Prof Dr Jeffrey Lang.

Sebelum masuk Islam, Jeffrey Lang mengaku seorang atheis sejak umur 18 tahun. Dirinya memutuskan jadi mualaf setelah iseng membaca Alquran yang terletak di mejanya.

Lang memutuskan menjadi mualaf pada tahun 1980-an. Cerita hidayah tersebut berawal saat ia menemukan menemukan Alquran di mejanya.

Alquran yang disimpan temannya itu, pada awalnya tidak membuat dirinya tertarik, namun tergerak membukanya karena penasaran dan dari situlah Lang mengenal Islam pertama kalinya.

Singkat cerita, ketika Jeffrey Lang membaca surah Alfatihah, ia merasa ayat dalam surat ini sebagai puji-pujian layaknya Mazmur dalam Alkitab.

Hingga sampai di penghujung ayat, profesor University of Kansas itu lalu menemukan kalimat doa meminta petunjuk.

Lang bahkan merasa terkecoh dan berasumsi Alquran buatan manusia.
“Saya baca surah pertama karena rasa penasaran akademis, bagi saya seperti Mazmur dalam Alkitab.

Diawali seperti ini ‘dengan nama Tuhan yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang’ segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam, penguasa hari pembalasan, hanya kepada Engkaulah’ dan seterusnya. Saya pikir oh ini himne puji-pujian seperti Mazmur,” kata Lang dikutip dari indozone.

Ia lalu heran dengan sebuah kalimat sebagai makna ayat itu. “Di bagian akhir saya sadar, kalimat akhirnya loncat jadi doa minta petunjuk. ‘Tunjukan kami jalan yang lurus, jalan orang-orang yang telah engkau beri nikmat kepadanya, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat’,” ungkap dia.

“Penulis yang cerdas. Dia mengecoh saya untuk berdoa minta petunjuk, Orang yang cerdas. Tentu saja saya berasumsi Alquran buatan manusia,” imbuh Lang.

Dilansir dari Facebook Ayatuna Ambassador, Lang kemudian membaca surat Al Baqarah. Ayat kedua surat ini berbunyi ‘Kitab (Alquran) ini tidak ada keraguan padanya: petunjuk bagi mereka yang bertakwa.’

Lang merasa seperti sedang berdialog dengan pembuat Alquran hingga kagum dengan kitab suci umat Islam ini.***

Artikel ini telah dibaca 45 kali

Baca Lainnya

JK Apresiasi Sumbangsih Rizal Ramli Bagi Perekonomian Negara

4 Desember 2021 - 10:31 WIB

Rizal Ramli

Ridwan Kamil: Program JFLS Dorong Indonesia Jadi Negara Adidaya 2045

3 Desember 2021 - 16:00 WIB

JFLS

Puan Ajak Parlemen Dunia Hadiri IPU ke-144 di Bali

2 Desember 2021 - 10:43 WIB

Parlemen

Sikapi Statement Ketua KADIN Jabar, Tresna Wijaya Tempuh Jalur Hukum

30 November 2021 - 22:51 WIB

Tresna wijaya

Komisi I DPRD Fajari Aria Kunjungi GOW dan BKAD Kota Bogor

29 November 2021 - 15:15 WIB

Komisi I DPRD

Terpilih Lewat Aklamasi, M Abdul Mukhtar Pimpin Koordinator Pusat BEM RI

28 November 2021 - 07:30 WIB

Pusat Bem
Trending di Tokoh