Satpol PP Kota Depok Segel Ulang Masjid Jamaah Ahmadiyah

Menu

Mode Gelap
Muhammad Ameer Azzikra, Putra Ustaz Arifin Ilham, Meninggal Dunia Buset, Mercy Bodong dengan Sopir Tak Ber-SIM Lawan Arah Tol Tabrak 3 Mobil Usai Lantik Pengurus Baru, AMSI Gelar Seminar Media Siber Sehat Ade Yasin Klaim Vaksinasi Kabupaten Bogor Sudah Lampaui Target Polisi Selidiki Video Mesum Durasi 35 Detik Diduga Dua Pelajar

Nasional ยท 23 Okt 2021 11:28 WIB

Satpol PP Kota Depok Segel Ulang Masjid Jamaah Ahmadiyah


 Aparat Satpol PP Depok melakukan penyegelan ulang Masjid Al-Hidayah milik jamaah ahmadiyah. Penyegelan ini merupakan perintah Wali Kota Depok Mohammad Idris.(Istimewa/Bogordaily.net) Perbesar

Aparat Satpol PP Depok melakukan penyegelan ulang Masjid Al-Hidayah milik jamaah ahmadiyah. Penyegelan ini merupakan perintah Wali Kota Depok Mohammad Idris.(Istimewa/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Aparat Satpol PP Depok melakukan penyegelan ulang Masjid Al-Hidayah milik jamaah ahmadiyah. Penyegelan ini merupakan perintah Wali Kota Depok Mohammad Idris.

“Kami hadir di sini juga sudah sesuai dengan SOP dan prosedur yang kami punya. Ada perintah dari Wali Kota Depok, kemudian diturunkan kepada Kasatpol PP mewakili tim penanganan (jamaah Ahmadiyah) untuk mengganti papan segel,” ujar Kepala Bidang Penegakan Perda Satpol PP Kota Depok, Taufiqurakhman di Kantor Satpol PP Kota Depok, Jumat (22 Oktober 2021).

Masjid Al-Hidayah sudah mengantongi IMB rumah ibadah sejak 24 Agustus 2007, dengan nomor izin: 648.12/4448/IMNB/DTB/2007.

“Mudah-mudahan ini bisa terselesaikan dengan baik tidak diselesaikan dengan cara-cara yang tidak baik, anarkis, apalagi sampai hal-hal yang sifatnya pengerusakan terhadap sarana ibadah jemaah Ahmadiyah,” jelas Taufiqurakhman.

Dia mengatakan, penyegelan masjid ini bukan karena Masjid Al-Hidayah tidak ber-IMB, melainkan karena peraturan yang ada tak mengizinkan kegiatan warga Ahmadiyah.

Rujukan pertama adalah SKB 3 Menteri 2008 yang melarang jamaah Ahmadiyah menyebarluaskan atau menyiarkan paham terhadap warga negara yang sudah memiliki keyakinan.

SKB ini kemudian diturunkan menjadi Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 12 Tahun 2011 dan Peraturan Wali Kota Depok Nomor 9 Tahun 2011 yang justru melarang total seluruh aktivitas warga Ahmadiyah.

“Satpol PP hanya bagian dari pemerintah kota untuk melakukan eksekusi,” ucapnya, seperti dikutip dari repjabar.

Menurut Taufiqurakhman, penyegelan ulang dilakukan karena papan segel lama yang terpasang pada 2017 dianggap perlu diganti lantaran tidak terbaca.

“Kami menuruti desakan massa yang beroposisi kepada jamaah Ahmadiyah untuk memasang papan segel baru tepat di tengah gerbang masjid,” pungkasnya.***

Artikel ini telah dibaca 20 kali

Baca Lainnya

Cuma Gara-Gara Rokok, Kopassus-Brimob Bentrok di Mimika

29 November 2021 - 12:05 WIB

Guntur Subagja: 4 Hal Agar Media Online Jadi Pemenang Lawan Media Sosial

29 November 2021 - 09:34 WIB

Cegah Varian Baru Covid, Sufmi Dasco Nilai Perlu Pembatasan Perjalanan dari Afrika Selatan

28 November 2021 - 12:43 WIB

afrika selatan

Buset, Mercy Bodong dengan Sopir Tak Ber-SIM Lawan Arah Tol Tabrak 3 Mobil

28 November 2021 - 09:16 WIB

3 mobil

Usai Lantik Pengurus Baru, AMSI Gelar Seminar Media Siber Sehat

27 November 2021 - 18:01 WIB

Dua Pria Ditembak Orang Tak Dikenal di Bintaro

27 November 2021 - 17:49 WIB

Dua Pria
Trending di Nasional