Bupati Berharap Kampung Herbal di Kabupaten Bogor Jadi Destinasi Wisata

Menu

Mode Gelap
Harga Emas Antam Turun Hari Ini, Cek Harganya! Kecelakaan, Dua Pengendara Motor Terjatuh dari Flyover Pademangan Cara Beli Tiket Kereta Promo KAI 17 Agustus 2022 Cek Lokasi Sim Keliling, Senin 8 Agustus 2022 Ramalan Cuaca Kota Bogor Hari Ini, Senin 8 Agustus 2022

Kabupaten Bogor · 24 Nov 2021 16:28 WIB

Bupati Berharap Kampung Herbal di Kabupaten Bogor Jadi Destinasi Wisata


 Bupati Bogor Ade Yasin bersama  Ketua PKK Kabupaten Bogor, Halimatu Sadiyah Iwan Setiawan saat melihat-lihat produk kerajinan masyarakat saat peresmian Kampung Herbal di Villa Permata Mas, Desa Bojong Nangka, Kecamatan Gunung Putri, Rabu 24 November 2021.(Diskominfo/Bogordaily.net) Perbesar

Bupati Bogor Ade Yasin bersama Ketua PKK Kabupaten Bogor, Halimatu Sadiyah Iwan Setiawan saat melihat-lihat produk kerajinan masyarakat saat peresmian Kampung Herbal di Villa Permata Mas, Desa Bojong Nangka, Kecamatan Gunung Putri, Rabu 24 November 2021.(Diskominfo/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Bupati Bogor, Ade Yasin meresmikan Kampung Herbal di Villa Permata Mas, Desa Bojong Nangka, Kecamatan Gunung Putri, Rabu 24 November 2021. Dalam kesempatan tersebut, Ade Yasin memberikan apresiasi kepada warga setempat yang memiliki tingkat kesadaran yang tinggi dalam memelihara lingkungannya.

Turut hadir pada peresmian tersebut, Ketua PKK Kabupaten Bogor, Halimatu Sadiyah Iwan Setiawan, perwakilan PT. Bintang Toedjoe, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra), Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Ketua Ikatan Keluarga Istri Anggota Dewan (IKIAD) beserta jajaran Pemkab Bogor dan Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam).

Ade Yasin mengatakan bahwa hari ini dilaunching Kampung Herbal dan panen perdana jahe merah di Desa Bojong Nangka. Alhamdulillah saya melihat tadi di sekeliling, masyarakat sudah menanam. Jadi masing-masing pekarangan rumahnya ada tanaman herbal seperti jahe merah, sereh, terus ada lengkuas dan lain-lain. Ada sayuran juga, seperti sayuran hidroponik, selada, tomat, cabai, dan lain-lain.

“Ini luar biasa, warga di kampung ini semuanya punya kesadaran yang tinggi dalam memelihara lingkungannya, dengan menanam tanaman yang bermanfaat untuk keluarga maupun bisa bernilai ekonomis,” ungkap Ade Yasin.

Orang nomor satu di Kabupaten Bogor itu mengungkapkan, jadi ada kerjasama juga dengan PKK Kabupaten Bogor dan PT. Bintang Toedjoe. Mereka berikan support berupa bibit tanaman, lalu ditanam dan dirawat oleh ibu-ibu.

“Nah tanaman ini nantinya setelah jadi, dipanen dan dijual kembali ke PT. Bintang Toedjoe. Ini suatu kolaborasi yang luar biasa menurut saya, jadi ada manfaatnya,” tuturnya.

“Kemudian saya lihat, kampung ini kan rapi, ada warna-warni pagarnya juga, terus ditanam tanaman yang bermanfaat, seperti sayuran dan herbal. Jadi saya kira kampung herbal ini bisa juga jadi destinasi wisata sehat bugar. Karena selain ada tanaman itu, juga ada minuman-minuman khas di sini, dari hasil tanaman pekarangan,” terangnya.

Dia mengungkapkan, tadi ada keripik daun kelor, ada minuman jahe, lemon, sereh dan lain-lain. Menurutnya ini luar biasa, ini bisa jadi objek wisata juga karena kondisi kampungnya juga rapi dan bersih. Jadi kalau di Tamansari ada wisata tanaman hias, di sini juga ada wisata tanaman herbal, sehingga semakin memperkaya pilihan wisata, bahkan bisa menjadi percontohan, orang-orang dari luar Kabupaten Bogor akan datang ke sini untuk studi banding.

“Artinya kita punya tambahan kampung produktif, sehingga ini bisa diduplikasi oleh kampung-kampung lainnya di seluruh Kabupaten Bogor, khususnya di Gunung Putri,” tandasnya.

Selanjutnya, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bogor, Halimatu Sadiyah Iwan Setiawan menjelaskan, pada dasarnya proses pembangunan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja, melainkan seluruh pihak. Salah satunya dilaksanakan melalui Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga atau PKK. Kegiatan-kegiatan PKK secara nyata dan bertahap telah menunjukan keberhasilan, serta pengakuan yang luas dari berbagai kalangan.

“Tim penggerak PKK Kabupaten Bogor bekerja sama dengan PT. Bintang Toedjoe untuk membentuk pembina Kampung Herbal di Kabupaten Bogor. Kami memilih Desa Pamegarsari Kecamatan Parung dan Desa Bojong Nangka kecamatan Gunung Putri sebagai proyek percontohan,” ujar Halimatu Sadiyah.

Ia menerangkan, Program Kampung Herbal yang disponsori oleh PT. Bintang Toedjoe merupakan program yang tepat guna dan berdaya guna di tengah-tengah situasi dan kondisi masyarakat yang sedang menghadapi pandemi Covid-19. Tanaman herbal bukan hanya untuk sekedar koleksi atau penghias halaman rumah kita. Akan tetapi, merupakan alternatif lain dalam hal pengobatan serta memiliki nilai ekonomi yang sangat baik untuk dikembangkan.

“Saya mengajak kepada seluruh kader PKK agar senantiasa menjaga dan memelihara warisan nenek moyang kita dengan memanfaatkan tanaman herbal yang ada di sekitar kita, sebagai pengobatan alternatif selain penggunaan obat berbahan kimia. Mudah – mudahan kedepan, kerjasama ini bisa berkembang hingga merambah ke desa-desa yang lain yang ada di wilayah Kabupaten Bogor,” ajaknya.***

Artikel ini telah dibaca 56 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Desa Jambuluwuk, Masuk 8 Besar Lokasi Monitoring PKK Tingkat Kabupaten Bogor

8 Agustus 2022 - 19:58 WIB

Desa Jambuluwuk monitoring

Ihsan Ayatullah Sebut Berikan Uang Karena Diminta Auditor BPK

8 Agustus 2022 - 19:46 WIB

Plaza Toyota Citeureup Hadirkan Promo, Ini Keunggulan Mobil Disini

8 Agustus 2022 - 19:32 WIB

Promo mobil

Seminggu, Pertalite di Sejumlah SPBU Wilayah Leuwiliang Kosong

8 Agustus 2022 - 18:47 WIB

SPBU Pertalite

TP-PKK Kabupaten Bogor Roadshow Monitoring dan Evaluasi

8 Agustus 2022 - 17:12 WIB

BNNK Bogor Bakal Datangi KRB, Ada Apa?

8 Agustus 2022 - 14:26 WIB

Trending di Kabupaten Bogor