Januari 2022, Pemerintah Akan Berencana Mengganti LPG

Menu

Mode Gelap
Piala Dunia 2022 : Ghana Sikut Korea Selatan 3-2 Merosot, Ini Harga Emas per Gram Hari Ini Lagi, Gempa Susulan Guncang Cianjur 21 Kali dalam Semalam Lokasi, Harga dan Syarat Perpanjang SIM di Kabupaten Bogor Ini Syarat dan Lokasi Perpanjang Surat Izin Mengemudi di Kota Bogor

Nasional · 12 Nov 2021 15:31 WIB

Januari 2022, Pemerintah Akan Berencana Mengganti LPG


 Gas elpiji ukuran 3 kg.(Istimewa/Bogordaily.net) Perbesar

Gas elpiji ukuran 3 kg.(Istimewa/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Pemerintah berencana akan mengganti pengguna LPG (Liquified Petroleum Gas) menjadi gasifikasi batu bara atau DME (Dimethyl Ether). DME akan dipergunakan sebagai kebutuhan rumah tangga seperti memasak.

Kabar ini disampaikan oleh Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinator Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia.

Proyek investasi yang berkaitan dengan energi terbarukan tersebut akan masuk pada Januari 2022.

“Sudah akan jalan 2022 Januari itu dengan Pertamina dengan PTBA (PT Bukit Asam) dan Air Products dengan pengusaha nasional membangun DME (pengganti LPG),” kata Bahlil dalam keterangan pers virtual, Kamis 11 November kemarin.

Pembaruan energi ini adalah kerja sama antara Air Products and Chemicals dengan Pertamina serta perusahaan lainnya.

Lebih lanjut Bahlil mengatakan, dari total investasi US$ 44,6 miliar atau Rp 636 triliun (asumsi kurs dolar Rp 14.278) yang didapat dari UEA, US$ 13-15 miliar di antaranya atau sekitar Rp 185-214 triliun digunakan untuk hilirisasi terhadap batubara low kalori.

“Air Products melakukan investasi dengan beberapa perusahaan BUMN kita dan swasta nasional, untuk melakukan hilirisasi dalam rangka bagaimana mendapatkan pengganti LPG dari batu bara, yaitu DME,” ujarnya.

Tujuan ini sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo tentang transformasi ekonomi, serta untuk mengurangi impor.

Terakhir Bahlil mengatakan kelebihan DME ini memiliki harga yang lebih murah, sehingga tidak hanya mendapatkan subsidi impor tetapi juga kedaulatan energi bisa perlahan-lahan didorong.

“Kemudian neraca perdagangan juga bisa kita jaga dan sudah barang tentu ini akan menciptakan lapangan pekerjaan dan nilai tambah,” pungkasnya.

Sementara itu dikutip dari laman resmi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Dirjen Minyak dan Bumi Gas dijelaskan, karakteristik DME memiliki kesamaan sifat baik kimia maupun fisik dengan LPG.

Karena mirip, DME dapat menggunakan infrastruktur LPG yang ada sekarang seperti, tabung, storage dan handling eksisting.

Kelebihan lain dari DME yaitu bisa diproduksi dari berbagai sumber energi, termasuk bahan yang dapat diperbarui.

Antara lain biomassa, limbah dan Coal Bed Methane (CBM). Namun saat ini, batu bara kalori rendah dinilai sebagai bahan baku yang paling ideal untuk pengembangan DME.***

 
Artikel ini telah dibaca 184 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Download 9 Link Twibbon HUT Korpri 2022 & Sejarahnya, Cek di Sini!

29 November 2022 - 08:34 WIB

Download 9 Link twibbon HUT Korpri 2022

29 November Hari Memperingati Apa? Simak Penjelasan di Sini

29 November 2022 - 06:23 WIB

29 November memperingati hari apa

Catat! Berikut Soal UTS Kelas 6 Semester 1 dan Kunci Jawaban 2022

28 November 2022 - 20:32 WIB

Soal UTS kelas 6 semester 1

Gempa Bumi Magnitudo 2,3 Kembali Guncang Cianjur

28 November 2022 - 18:46 WIB

gempa bumi cianjur

Gantikan Jenderal Andika, KSAL Yudo Margono Dipilih Jokowi Jadi Panglima TNI

28 November 2022 - 18:44 WIB

KSAL Yudo Margono Dipilih Jokowi Jadi Panglima TNI Gantikan Jendral Andika

KemenKopUKM Resmi Pecat Pelaku Kekerasan Seksual

28 November 2022 - 17:29 WIB

Pelaku Kekerasan Seksual KemenKopUKM
Trending di Nasional