Kapolri dan Bupati Ade Yasin Tinjau Vaksinasi Serentak Indonesia

Menu

Mode Gelap
DLH Kabupaten Bogor Kantongi Nama Perusahaan yang Cemari Situ Citongtut Lakukan Penataan Kemacetan, Ade Yasin Perintahkan Jajarannya Terjun Langsung Kembalikan Jenazah Pahlawan Kemerdekaan Korea, Moon Jae-in Apresiasi Kazakhstan Satu Siswa Positif Covid-19, SMPN 1 Cibinong Hentikan PTM Imbas Ricuh Mapolda, Ketum LSM GMBI Dibekuk Polda!

Kesehatan · 27 Nov 2021 16:02 WIB

Kapolri dan Bupati Ade Yasin Tinjau Vaksinasi Serentak Indonesia


 Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Bupati Ade Yasin Tinjau Vaksinasi Serentak Indonesia di Pusat Pengembangan SDM Kementerian Perhubungan pada Sabtu 27 November 2021. Perbesar

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Bupati Ade Yasin Tinjau Vaksinasi Serentak Indonesia di Pusat Pengembangan SDM Kementerian Perhubungan pada Sabtu 27 November 2021.

Bogordaily.netKapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Bupati Bogor Ade Yasin menyambangi Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Perhubungan (Pusbang Kemenhub) di Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor. Kehadiran Listyo untuk meninjau langsung pelaksanaan “Vaksinasi Serentak Indonesia” yang bertujuan memenuhi target tingkat vaksinasi 70 persen pada akhir tahun yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo.

Dalam kegiatan hari ini, digelar 3.822 titik vaksinasi covid-19 di seluruh Indonesia. Ditargetkan akan ada 1,1 juta-1,6 juta warga yang mendapat suntikan vaksin covid-19 dari kegiatan ini.

“Hari ini dilaksanakan secara serentak dengan target 1,1 juta sampai 1,6 juta. Harapan kita ini bisa tercapai dan khususnya di kabupaten Bogor yang merupakan wilayah dengan jumlah penduduk terbesar di Jabar, saya kira memang harus terus laksanakan akselerasi. Sehingga kemudian target pencapaian di akhir Desember ini bisa kita capai,” kata Listyo kepada wartawan pada Sabtu 27 November 2021.

Listyo menjelaskan, program Vaksinasi Serentak Indonesia itu merupakan salah satu upaya pencegahan lonjakan kasus covid-19 setelah masa libur natal dan tahun baru (nataru). Diprediksi, pada masa itu akan terjadi peningkatan mobilitas yang berpotensi pada peningkatan jumlah kasus covid-19.

Padahal, saat ini Indonesia sudah dapat mengendalikan pandemi covid-19.

Sehingga tentunya menjadi perhatian kita semua agar di masa Nataru nanti laju pengendalian angka Covid-19 yang saat ini sudah behasil kita jaga, tidak kemudian meningkat. Karena pengalaman beberapa tahun lalu pasca-Nataru sempat terjadi kenaikan dua kali lipat. Pasca Idul Fitri mencapai kenaikan yang tertinggi. Sehingga kita ingin memastikan bahwa akselerasi vaksinasi menjelang Nataru betul-betul bisa kita tuntaskan,” ujar Sigit.

Listyo berharap dengan terus menggenjot vaksinasi maka angka test positivity rate alias perbandingan antara jumlah kasus positif dan jumlah tes bisa ditekan hingga di bawah 1 persen, begitu pula dengan tingkat keterisian rumah sakit/bed occupancy rate bisa ditekan hingga 4-5 persen.

Sementara itu, Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan dari 5,42 juta warga Kabupaten Bogor sekitar 70 persen alias 3,78 juta warga sudah mendapatkan suntikan vaksin covid-19. Ia berharap. Status PPKM Kabupaten Bogor bisa diturunkan ke level 1 mengingat capaian tersebut.

Artikel ini telah dibaca 24 kali

Baca Lainnya

Memasuki Musim Durian, Jangan Terlalu Banyak Memakannya, Jika Tak Ingin Alami Masalah Ini

29 Januari 2022 - 01:33 WIB

Musim Durian

Menkes: 3 Pasien Dinyatakan Meninggal Karena Omicron, Masyarakat Diminta Tenang

28 Januari 2022 - 15:24 WIB

3 orang

Siap-siap Glowing, Yuk Treatment Skincare di RZ Azra Bogor!

28 Januari 2022 - 13:20 WIB

Treatment Skincare

Kenali OCD, Gangguan Mental yang Menyerang Pikiran

28 Januari 2022 - 08:24 WIB

Hati-hati, Omicron Banyak Serang Penyintas COVID-19

28 Januari 2022 - 04:06 WIB

Membesarkan Payudara Bisa Kok Tanpa Perlu Implan, Cukup Konsumsi 4 Makanan ini Hasilnya Memuaskan

27 Januari 2022 - 21:59 WIB

Trending di Kesehatan