Kronologi Karim Benzema Divonis 1 Tahun Penjara Dalam Skandal Bokep

Menu

Mode Gelap
Muhammad Ameer Azzikra, Putra Ustaz Arifin Ilham, Meninggal Dunia Buset, Mercy Bodong dengan Sopir Tak Ber-SIM Lawan Arah Tol Tabrak 3 Mobil Usai Lantik Pengurus Baru, AMSI Gelar Seminar Media Siber Sehat Ade Yasin Klaim Vaksinasi Kabupaten Bogor Sudah Lampaui Target Polisi Selidiki Video Mesum Durasi 35 Detik Diduga Dua Pelajar

Sport · 25 Nov 2021 10:21 WIB

Kronologi Karim Benzema Divonis 1 Tahun Penjara Dalam Skandal Bokep


 Kronologi Karim Benzema Divonis 1 Tahun Penjara Dalam Skandal Bokep Perbesar

Bogordaily.netPengadilan di Perancis memvonis penyerang Timnas Perancis dan Real Madrid, Karim Benzema 1 tahun penjara dan denda 75 ribu Euro (Rp1,2 miliar). Pemain berusia 33 tahun tersebut dinyatakan bersalah karena ikut memeras rekannya di Timnas Perancis, Mathieu Valbuena dengan ancaman menyebarkan video skandal bokep pribadi.

Hakim mengatakan Benzema telah “Melibatkan dirinya secara pribadi melalui akal-akalan dan kebohongan untuk meyakinkan rekan setimnya agar tunduk pada pemerasa,” demikian dikutip dari BBC pada Rabu 26 November 2021.

Benzema melalui kuasa hukumnya Sylvain Cormier pun masih kukuh membantah tuduhan itu. Sylvain mengatakan kliennya akan mengajukan banding atas tuduhan itu.

“Reaksinya (Karim) pada akhirnya adlaah kemarahan terhadap keputusan yang sangat kontradiktif (dengan kenyataan),” kata pengacara Benzema, Sylvain Cormier.

Benzema sendiri tidak hadir ke Versailles, Perancis untuk menghadiri sidang itu. Ia bersama klubnya, Real Madrid bertanding melawan FC Sheriff Tiraspol di lanjutan Liga Champions 2021-2022. Begitu pula Valbuena yang tengah bermain di klub Yunani Olympiakos.

Duduk Perkara

Mundur pada 2015, Valbuena meminta seorang pria di Marseille bernama Axel Angot untuk memindahkan file di ponsel lama ke ponsel barunya. Saat mengerjakan itu, Angot menemukan konten seks pribadi Valbuena. Angot bersama seorang lagi bernama Mustapha Zouaoui kemudian memeras Valbuena dengan mengancam akan menyebarkan video itu.

Valbuena pun melaporkan kasus itu ke kepolisian. Dalam penyelidikannya, polisi menemukan keterlibatan satu orang lain yang bernama Karim Zenati. Zenati adalah teman masa kecil Benzema. Pada satu kesempatan, Zenati meminta Benzema untuk bertindak menjadi “perantara” dalam skema pemerasan terhadap Valbuena.

Benar saja, pada Oktober 2015 tepatnya saat training camp Timnas Perancis, Benzema mendekati Valbuena ke kamarnya. “Hati-hati Math, mereka gede, preman gede,” kata Benzema kepada Valbuena dikutip dari BBC.

Benzema kemudian menawarkan untuk mengenalkan Valbuena ke seseorang yang dirasa bisa membantu : Karim Zenati.

Polisi yang sempat menyadap ponsel Zenati dan Benzema mengungkapkan, Benzema pernah menghubungi Zenati dan mengatakan “Dia enggak tanggapi kita serius,” dan dibalas “Kalau dia enggak mau, dia bakal berurusan dengan piranha,”.

Benzema Membantah

Para terdakwa dalam kasus ini membantah tuduhan pemerasan terhadap Valbuena. Axel Angot mengaku dia memang telah menyebarkan video itu tapi dia sama sekali tidak meminta uang.

Sementara Benzema mengaku ia memang mendekati Valbuena. Tapi itu semua hanya untuk membantunya menyelesaikan masalahnya.

 

 

Artikel ini telah dibaca 256 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Hasil Pertandingan Liga Spanyol : Atletico Madrid Bantai Cadiz 4-1

29 November 2021 - 07:35 WIB

Atletico Madrid vs Cadiz

Hasil Pertandingan Liga Spanyol : Real Madrid Menang Dramatis Atas Sevilla 

29 November 2021 - 06:28 WIB

Kemenangan Harga Mati, Laga Arema FC vs Persib Bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Malang

28 November 2021 - 16:30 WIB

Arema FC

Ketua MPR Bambang Soesatyo Kecelakaan saat Balap Rally

28 November 2021 - 12:00 WIB

balap rally

Xpora Virtual Golf Tour 2021, Gairahkan Kembali Sport Tourism Bali

27 November 2021 - 15:08 WIB

Detik-Detik MU Rekrut Ralf Rangnick, Ternyata Sudah PDKT Sejak 2019

27 November 2021 - 12:46 WIB

Ralf Rangnick
Trending di Sport

Sorry. No data so far.