LPDB-KUMKM Telah Salurkan Dana Bergulir Rp1,2 Triliun

Menu

Mode Gelap
Muhammad Ameer Azzikra, Putra Ustaz Arifin Ilham, Meninggal Dunia Buset, Mercy Bodong dengan Sopir Tak Ber-SIM Lawan Arah Tol Tabrak 3 Mobil Usai Lantik Pengurus Baru, AMSI Gelar Seminar Media Siber Sehat Ade Yasin Klaim Vaksinasi Kabupaten Bogor Sudah Lampaui Target Polisi Selidiki Video Mesum Durasi 35 Detik Diduga Dua Pelajar

Ekonomi · 19 Nov 2021 12:55 WIB

LPDB-KUMKM Telah Salurkan Dana Bergulir Rp1,2 Triliun


 Direktur Utama LPDB KUMKM Supomo. (Istimewa/Bogordaily.net) Perbesar

Direktur Utama LPDB KUMKM Supomo. (Istimewa/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) telah menyalurkan dana bergulir sebesar Rp1,294 triliun kepada 163 mitra sampai dengan 19 November 2021.

Direktur Utama LPDB KUMKM Supomo dalam keterangan persnya, Jumat, 19 November 2021, mengatakan pihaknya telah menyalurkan dana bergulir melalui dua skema yakni pola konvensional dan pola syariah.

“Pola Konvensional sebesar Rp669 miliar kepada 104 Mitra dan Pola Syariah sebesar Rp624 miliar kepada 59 Mitra,” katanya.

Penyaluran dana bergulir secara akumulasi sejak 2008 sampai dengan 2021, kata Supomo tercatat telah mencapai angka sebesar Rp13,621 triliun, kepada 3.126 mitra.

Dari angkat itu terinci Pola Konvensional sebesar Rp10,630 triliun dan Pola Syariah sebesar Rp3,226 triliun.

Supomo menambahkan, LPDB-KUMKM pada tahun 2020 juga melaksanakan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dengan dua pola penyaluran yakni pola konvensional dan pola syariah. Pola Konvensional sebesar Rp724 miliar, kepada 41 mitra dengan penerima manfaat sebanyak 58.050.

Sedangkan Pola Syariah sebesar Rp567 miliar kepada 43 mitra dengan penerima manfaat sebanyak 60.733.

“Dan total Penyaluran Dana PEN sebesar Rp1,292 triliun kepada 84 mitra dengan peneriman manfaat sebanyak 118.783,” katanya.

Di sisi lain LPDB-KUMKM juga melaksanakan program inkubator wirausaha LPDB-KUMKM dengan berkerja sama 8 lembaga incubator di seluruh Indonesia, dengan rincian Provinsi Jawa Barat, LPDB-KUMKM bekerja sama dengan Pusat Inkubator Bisnis Oorange Universitas Padjajaran, Cubic Inkubator Bisnis.

Kemudian di Provinsi Lampung, LPDB-KUMKM bekerja sama dengan Siger Innovation Hub, di Provinsi Jawa Timur, LPDB-KUMKM bekerja sama dengan Badan Inovasi dan Inkubator Wirausaha Universitas Brawijaya, Badan Pengembangan Bisnis Rintisan dan Inkubasi Universitas Airlangga, dan Provinsi Bali, LPDB-KUMKM bekerja sama dengan Inkubator Bisnis LPPM Univesitas Udayana.

Ada pula di Provinsi Kalimantan Barat, LPDB-KUMKM bekerja sama dengan Pusat pengembangan Inovasi dan Inkubator Bisnis Teknologi Universitas Tanjungpura dan Provinsi Papua, LPDB-KUMKM bekerja sama dengan Pusat Inkubator Bisnis Universitas Ottow Geissler Papua.

Supomo menambahkan LPDB-KUMKM sudah melakukan transformasi digital dalam mendukung tata kelola bisnis proses yang ramah lingkungan, efisien, dan cepat.

Beberapa yang telah dilakukan di antaranya E-proposal LPDB-KUMKM, dimana dilaksanakan transformasi digital guna mendukung Green Business Process mulai dari Proposal Online atau e-proposal.

“Kami juga mengembangkan Online Disbursement System. Reformasi Pengelolaan Keuangan dengan transaksi online pembayaran melalui Online Disbursement System,” katanya.

Kemudian Cash Management System dimana Transaksi Cashless dilakukan untuk seluruh pembayaran pelaksanaan belanja dengan menggunakan Cash Management System, Geodinas dimana GeoTagging diterapkan sebagai Aplikasi Perjalanan Dinas Tanpa Kertas (GeoDinas), dan Ridi Online berupa Manajemen Inkubasi Online untuk Program Inkubator Wirausaha LPDB-KUMKM dengan RIDI Platform.***

Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Total Penyaluran BPUM 2021 Rp15,36 Triliun kepada 12,8 Juta Usaha Mikro

29 November 2021 - 09:23 WIB

MenKopUKM: Pemerintah Akan Lakukan Revitalisasi Koperasi Berbasis Sektor Produksi

28 November 2021 - 10:14 WIB

Koperasi Berbasis Sektor Produksi

Harga Rumah Kota Bogor Stagnan dan Jadi Favorit Pencari Hunian

27 November 2021 - 15:04 WIB

KemenKopUKM Dorong Pembentukan Ekosistem Kondusif Koperasi dan UKM

26 November 2021 - 19:50 WIB

Ekosistem

Live Shopping KemenKopUKM Diharapkan Lahirkan UKM Go Digital

25 November 2021 - 19:22 WIB

Live Shopping

Atasi Kemiskinan Ekstrim dan Mahalnya Harga Barang di Papua, KemenKopUKM Tawarkan Bentuk Koperasi Distribusi

25 November 2021 - 16:27 WIB

Koperasi Distribusi
Trending di Ekonomi

Sorry. No data so far.