Waduh! Korut Hukum Mati Orang Yang Selundupkan Serial Squid Game

Menu

Mode Gelap
Muhammad Ameer Azzikra, Putra Ustaz Arifin Ilham, Meninggal Dunia Buset, Mercy Bodong dengan Sopir Tak Ber-SIM Lawan Arah Tol Tabrak 3 Mobil Usai Lantik Pengurus Baru, AMSI Gelar Seminar Media Siber Sehat Ade Yasin Klaim Vaksinasi Kabupaten Bogor Sudah Lampaui Target Polisi Selidiki Video Mesum Durasi 35 Detik Diduga Dua Pelajar

Internasional · 25 Nov 2021 13:24 WIB

Waduh! Korut Hukum Mati Orang Yang Selundupkan Serial Squid Game


 Squid Game Netflix (Istimewa/Bogordaily.net) Perbesar

Squid Game Netflix (Istimewa/Bogordaily.net)

Bogordaily.netOtoritas Korea Utara dilaporkan mengeksekusi mati seorang pelajar. Penyebabnya sepele, pelajar tersebut ketahuan menyelundupkan dan menjual salinan serial Squid Game. Hal itu diungkapkan oleh Radio Free Asia, Stasiun radio internasional swasta nonprofit yang berkantor pusat di Washington DC.

“Korea Utara menjatuhi hukuman mati kepada orang yang menyelundupkan dan menjual salinan dari serial Netflix ‘Squid Game’ setelah pihak otoritas mendapati 7 siswa sekolah menengah menonton film berbahasa Korea yang menjadi hits global tersebut. Kata sumber-sumber di dalam negeri [Korea Utara] kepada RFA,” cuit mereka di akun Twitter @RadioFreeAsia pada Kamis 25 November 2021.

Pria tersebut diduga mendapatkan serial itu dari Tiongkok dan membawanya masuk ke Korea Utara. Di sana, ia menjual serial itu melalui flash disc kepada seorang pelajar. Pelajar itu kemudian menontonnya bersama seorang temannya dan membagikan flash disc itu ke teman-temannya yang lain.

Sial, ternyata aksi mereka ketahuan oleh Surveillance Bureau Group 109, sebuah Satgas yang kerjanya memang mencari orang-orang yang menonton tayangan ilegal.

Akhirnya, pria yang menyelundupkan serial Squid Game itu ditangkap dan dijatuhi hukuman mati dan akan segera dikirim ke regu tembak. Siswa yang membeli flash disc berisi serial itu dipenjara seumur hidup, dan anak-anak yang ikut menonton dijatuhi hukuman kerja paksa selama 5 tahun.

Kepala sekolah, sekretaris sekolah, dan guru pun dipecat dari posisinya dan juga dari partai. Kemungkinan mereka akan dikirim ke kamp kerja paksa atau dibuang ke daerah terpencil.

Penerapan UU Baru

Pembongkaran kejadian ini menandakan Undang-Undang Penghapusan Budaya dan Pemikiran Reaksioner sudah efektif berjalan. Beleid itu bertujuan untuk mencegah masuknya konten-konten seperti film, musik, atau serial dari luar negeri khususnya Korea Selatan.

Mereka yang memiliki konten seperti itu diancam hukuman penjara 5-15 tahun, sementara orang yang mendistribusikannya diancam hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Sebelum undang-undang itu dibentuk, Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menyatakan ketidaksukannya dengan K-Pop dan menyebutnya sebagai “virus jahat” yang merasuki masyarakat Korea Utara.

Wajar saja Kim Jong Un merasa terganggu. Pasalnya, serial dan musik Korea Selatan kerap digunakan sebagai soft power untuk menyerang rezim Kim sembari menunjukkan kepada masyarakat Korea Utara bagaimana rasanya hidup di bawah demokrasi dan kapitalisme.

Dilansir dari lowyinstitute, pada 2019 digelar survei terhadap 200 orang pembelot Korea Utara. Hasilnya, 91 persen dari mereka pernah menonton video dari Korea Selatan saat masih di Korea Utara.  Menandakan budaya Korea Selatan memang sudah menyebar di Korea Utara.

 

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Penuh Aktor Top, “The Silent Sea” Disebut Akan Jadi Series Korea Hit

28 November 2021 - 17:45 WIB

The silent sea

Bikin Melongo, Pria di Inggris Beli Tank Bekas untuk Dijadikan Taksi

28 November 2021 - 11:00 WIB

Tank bekas

Aksi Para Pengepul Kokain di Pelabuhan Rotterdam

27 November 2021 - 14:55 WIB

Pelabuhan Rotterdam

Arab Saudi Larang Pengunjung Ambil Foto dan Video di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Kenapa Ya?

25 November 2021 - 16:01 WIB

Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

Oret-oretan Rumus Teori Relativitas Terjual Rp176,4 Miliar

25 November 2021 - 11:34 WIB

teori relativitas

Pria Korea Utara Dihukum Mati Usai Ketahuan Sebar Film Squid Game

24 November 2021 - 23:00 WIB

Korea utara
Trending di Internasional

Sorry. No data so far.