Polisi Mabuk Berlagak Koboi, Anak 7 Tahun Kena Peluru Nyasar

Menu

Mode Gelap
DLH Kabupaten Bogor Kantongi Nama Perusahaan yang Cemari Situ Citongtut Lakukan Penataan Kemacetan, Ade Yasin Perintahkan Jajarannya Terjun Langsung Kembalikan Jenazah Pahlawan Kemerdekaan Korea, Moon Jae-in Apresiasi Kazakhstan Satu Siswa Positif Covid-19, SMPN 1 Cibinong Hentikan PTM Imbas Ricuh Mapolda, Ketum LSM GMBI Dibekuk Polda!

Nasional · 4 Des 2021 09:48 WIB

Polisi Mabuk Berlagak Koboi, Anak 7 Tahun Kena Peluru Nyasar


 Kepala Bidang Humas Polda Gorontalo Kombes Pol Wahyu Tri Cahyono menunjukkan peluru nyasar dan senjata yang disita dari oknum polisi (gopos.id/bogordaily.net) Perbesar

Kepala Bidang Humas Polda Gorontalo Kombes Pol Wahyu Tri Cahyono menunjukkan peluru nyasar dan senjata yang disita dari oknum polisi (gopos.id/bogordaily.net)

Bogordaily.net – Seorang anak perempuan berusia 7 tahun dari Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo menjadi korban peluru nyasar. Paha kanannya luka karena tertembus peluru. Polda Gorontalo mengungkapkan proyektil itu ternyata milik anggota polisi.

“Berdasarkan olah TKP, penyisiran dan keterangan beberapa saksi, kami menemukan seorang oknum Polri yang diduga terlibat dalam insiden tersebut. Oknum anggota tersebut berinsial MW,” kata Kepala Bidang Humas Polda Gorontalo Kombes PolWahyu Tri Cahyono pada Kamis 2 Desember 2021.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu 1 Desember 2021 pukul 03.00 WITA dinihari. Polisi MW yang sedang mabuk diduga melepaskan tembakan dari dalam mobil yang bergerak dari arah Jalan Bengawan Solo.

“Oknum MB membuang tembakan yang lokasinya tidak jauh dari TKP terjadinya peluru nyasar, kurang lebih 300 meter,” bebernya.

Di saat bersamaan, bocah 7 tahun itu sedang tertidur pulas bersama orang tuanya. Lalu mereka mendengar suara letusan tapi tidak dihiraukan. Sekitar pukul 03.30 WITA bocah tersebut ke kamar mandi untuk buang air kecil tapi orang tuanya melihat ada darah keluar dari pahanya dari luka yang tampak seperti bekas tusukan

Bocah itu pun merintih kesakitan, dan langsung dilarikan ke rumah sakit.

Wahyu mengatakan pihaknya akan mendalami kasus ini, saat ini kedua orang tua bocah tersebut juga sudah diambil keterangannya.

“Kami juga telah mengamankan 2 barang bukti yakni senpi (senjata api) seperti revolver dan benda asing diduga peluru,” katanya “dan nantinya kedua benda ini akan di bawa ke lab Forensik apakah identik atau tidak.”

Jika ditemukan alat bukti yang cukup maka polisi MW akan dijerat dengan pasal pasal 360 KUHP tentang Menyebabkan Mati atau Luka-Luka karena Kealpaan dengan ancaman 5 Tahun penjara. Selain itu, dia juga akan dikenai sanksi kode etik dengan ancaman Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).

 

Artikel ini telah dibaca 223 kali

Baca Lainnya

Ohhh.. Ternyata ini Alasan Kenapa Wajib Berbagai Angpao Saat Imlek

29 Januari 2022 - 01:04 WIB

Imlek

Soal Korupsi Rp50 Juta Tak Dipenjara, Begini Alasan Kejagung

28 Januari 2022 - 23:13 WIB

Dalam Sebulan, Jawa Digoyang 4 Kali Gempa, Terkini 5,3 Magnitudo Guncang Pangandaran

28 Januari 2022 - 22:41 WIB

Sebulan

Asyik! Pensiunan PNS Bisa Dapat Rp1 Miliar

28 Januari 2022 - 20:18 WIB

Public Relations Awards 2022: Sinar Mas Land Raih Penghargaan

28 Januari 2022 - 18:17 WIB

Sinar Mas

Gunakan Kemasan Makanan Ramah Lingkungan, KAI Turut Hijaukan Indonesia

28 Januari 2022 - 17:32 WIB

Ramah lingkungan
Trending di Nasional