Bandara Halim Ditutup Demi Presidensi G20

Menu

Mode Gelap
Breaking News: Gempa M 6,4 Guncang Garut Piala Dunia 2022: Link Live Streaming Polandia vs Argentina Piala Dunia 2022: Ghana Sikut Korea Selatan 3-2 Merosot, Ini Harga Emas per Gram Hari Ini Lagi, Gempa Susulan Guncang Cianjur 21 Kali dalam Semalam

Nasional · 27 Jan 2022 03:18 WIB

Bandara Halim Ditutup Demi Presidensi G20


 Ilustrasi Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta (Ilustrasi/Merdeka.com) Perbesar

Ilustrasi Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta (Ilustrasi/Merdeka.com)

Bogordaily.net–Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta ditutup mulai Rabu, 26 Januari 2022 hari ini hingga 3 sampai 4 bulan ke depan.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyebut revitalisasi Bandara Halim Perdanakusuma untuk meningkatkan kenyamanan tamu-tamu negara. Terlebih, untuk meningkatkan pelayanan bagi tamu-tamu negara Presidensi G20.

“Jadi, dalam rangka meningkatkan aspek keselamatan penerbangan dan meningkatkan kenyamanan tamu-tamu negara yang datang ke Jakarta dan Bali, Presiden menugaskan Kemenhub, melakukan revitalisasi Halim Perdanakusuma, dan melakukan renovasi ruang VVIP,” ujar Menhub dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR RI, Rabu, 26 Januari 2022.

Menurut Menhub, revitalisasi Bandara Halim sangat mendesak, karena infrastruktur yang ada sudah tidak mendukung operasional penerbangan. Salah satu infrastruktur yang harus diperbaiki yaitu landasan pacu atau runway.

“Karena landasannya hanya 44%, kalau ini dibiarkan tahun depan tidak bisa dilaksanakan ini harus diselesaikan, juga tata air tidak baik, sehingga kita koordinasi dengan Kementerian PUPR untuk membuat manajemen pengelolaan air,” jelas Budi.

Menhub menargetkan, perbaikan runway bakal selesai dalam tiga sampai empat bulan ke depan. Sedangkan, untuk revitalisasi terminal VVIP di Bandara Halim ditargetkan selesai dalam enam bulan ke depan.

“Maka itu kita koordinasi dengan pihak-pihak dengan TNI untuk melaksanakan itu (revitalisasi). Hari ini Bandara Halim ditutup dan pergerakannya di pindah ke Soetta. Semalam saya koordinasi dengan AP II untuk memastikan kegiatan-kegiatan yang ada di Soetta, bisa mereplace kegiatan di Halim, setahu kami Soetta punya kapasitas yang cukup untuk menampung 100 penerbangan di Halim,” kata Budi.

Sementara itu pekerjaan yang akan dilakukan dalam revitalisasi Bandara Halim diantaranya, pembangunan di sisi udara maupun sisi darat, yakni meliputi, penyehatan landas pacu (runway) dan landas hubung (taxiway), peningkatan kapasitas landas parkir (apron) pesawat udara Naratetama dan Naratama,

Kemudian, renovasi gedung Naratetama dan Naratama, renovasi bangunan operasi, perbaikan sistem drainase di dalam bandar udara, dan penataan fasilitas lainnya.

Bandara Halim Perdanakusuma, selama ini melayani penerbangan niaga berjadwal, tidak berjadwal, kargo, penerbangan militer dan VVIP. Selama revitalisasi sedang berjalan, operasional bandara dihentikan sementara dan tidak ada penerbangan dari dan ke Halim.***

 
Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Besok Tanggal 7 Desember Memperingati Hari Apa?

7 Desember 2022 - 01:19 WIB

24 oktober memperingati hari apa

Contoh Soal Tes PPK dan PPS Kecamatan 2024. Cek Di Sini!

7 Desember 2022 - 00:08 WIB

Contoh Soal Tes PPK dan PPS Kecamatan 2024. Cek Di Sini!

Isi Pasal RKUHP yang Disahkan DPR dan Bakal Digugat ke MK

6 Desember 2022 - 22:54 WIB

Gunung Kerinci Erupsi, Pesawat Dilarang Terbang di Atasnya

6 Desember 2022 - 22:23 WIB

Gempa M 6,2 Guncang Jember, Waspada Gempa Susulan

6 Desember 2022 - 17:34 WIB

AJI Gelar Aksi, Tuntut Pemerintah dan DPR Hapus Pasal Bermasalah di RKUHP

6 Desember 2022 - 15:36 WIB

Trending di Nasional