Kasus Aborsi Pacar, Bripda Randy Dipecat

Menu

Mode Gelap
Piala Dunia 2022: Link Live Streaming Polandia vs Argentina Piala Dunia 2022: Ghana Sikut Korea Selatan 3-2 Merosot, Ini Harga Emas per Gram Hari Ini Lagi, Gempa Susulan Guncang Cianjur 21 Kali dalam Semalam Lokasi, Harga dan Syarat Perpanjang SIM di Kabupaten Bogor

Nasional · 28 Jan 2022 00:26 WIB

Kasus Aborsi Pacar, Bripda Randy Dipecat


 Bripda Randy saat ditahan di sel Polres Mojokerto. (Polda Jawa Timur) Perbesar

Bripda Randy saat ditahan di sel Polres Mojokerto. (Polda Jawa Timur)

Bogordaily.net–Masih ingat dengan Bripda Randy Bagus Hari Sasongko? Anggota polri ini sempat membuat heboh jagat dunia maya lantaran dikabarkan menyuruh sang kekasih melakukan aborsi hingga akhirnya bunuh diri. Randy telah menjalani sidang kode etik, Kamis, 27 Januari 2022 dan hasilnya, Polri resmi memberhentikannya secara tidak hormat.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan pemecatan terhadap Randy dilakukan berdasarkan hasil putusan sidang etik.

“Diputuskan hasil sidang di PDTH (pemberhentian dengan tidak hormat),” kata Gatot dilansir Suara.com, Kamis 27 Januari 2022.

Gatot menyebut keputusan ini diambil sebagai bentuk komitmen Polri yang tidak mentolerir anggotanya membuat pelanggaran berat. Proses pemecatan terhadap yang bersangkutan pun akan segera dilaksanakan.

“Kita tidak mentoleril setiap pelanggaran yang dilakukan oleh anggota Polri,” tambahnya.

Randy sebelumnya kembali ramai diperbincangkan lantaran disebut belum dipecat. Padahal, jauh sebelumnya Polri menegaskan akan memecatnya secara tidak hormat.

Gatot ketika itu menjelaskan proses pemecatan masih menunggu hasil proses dugaan pelanggaran kode etik oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jawa Timur.

Seperti diberitakan, Randy sempat membuat heboh. Video sang kekasih Novia Widyasari (23) viral dan berseliweran di media sosial.

Novia kala itu tengah hamil diminta Randy untuk melakukan aborsi. Namun, mahasiswi cantik itu merasa tertekan hingga akhirnya bunuh diri dengan menenggak racun. Jenazah mahasiswi cantik itu ditemukan di depan makam ayahnya di Dusun Sugihan, Desa Japan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, pada Desember 2021 lalu.

Polda Jawa Timur kemudian menetapkan Randy sebagai tersangka dan menjeratnya dengan Pasal 348 KUHP juncto Pasal 55 KUHP tentang sengaja menggugurkan kandungan atau mematikan janin, dengan ancaman hukumannya 5 tahun penjara.***

 

 

 
Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Benefit Sharing Google dan Facebook dengan Media Harus Ditingkatkan

3 Desember 2022 - 16:03 WIB

BMKG Sebut Ada Dua Zona Berbahaya di Cianjur yang Tak Layak Dihuni

3 Desember 2022 - 10:30 WIB

BMKG Cianjur

Tok! Komisi I DPR Setujui Laksamana Yudo Margono Jadi Panglima TNI  

2 Desember 2022 - 22:42 WIB

Komisi I DPR Menyetujui Pemberhentian dengan Hormat Jenderal Andika Perkasa

2 Desember 2022 - 19:08 WIB

Jenderal Andika Perkasa

Pengendara Nakal, Tilang Manual Kembali Dilakukan Polisi

2 Desember 2022 - 18:38 WIB

tilang manual kembali

Resmikan PLUT KUMKM Biak Numfor, KemenKopUKM Ciptakan Wirausaha Unggul di Papua

2 Desember 2022 - 16:23 WIB

Biak Numfor
Trending di Nasional