Presiden Resmikan Travel Bubble Batam Bintang Singapura

Menu

Mode Gelap
Tok! Lin Che Wei Resmi Jadi Tersangka Kasus Mafia Minyak Goreng Jangan Telat, Yuk Daftar Gelombang 3 TA 2022/2023 Sekolah Bosowa Bina Insani Bogor! Presiden Jokowi Beri Bantuan untuk Warga dan PKL di Pasar Cibinong Asyik! Mulai Hari Ini, Jokowi Izinkan Buka Masker di Ruang Terbuka Diduga Nikah Sirih, Viral Tersebar Buku Nikah Al Ghazali dan Pacar

Wisata ยท 27 Jan 2022 16:38 WIB

Presiden Resmikan Travel Bubble Batam Bintang Singapura, Apa itu Travel Bubble?


 Pemerintah Telah Resmikan Perjalanan Gelembung atau Travel Bubble. (Travelid/Bogordaily.net) Perbesar

Pemerintah Telah Resmikan Perjalanan Gelembung atau Travel Bubble. (Travelid/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, tiba di Bintan pada Senin, 24 Januari untuk melakukan pembahasan tentang hubungan bilateral antara Indonesia Singapura melalui PM Singapura Lee Hsien Loong.

Pembahasan antara kedua negara ini mengutamakan pembahasan tentang peresmian Travel Bubble Batam Bintan Singapura (BB-S) yang sudah berlaku sejak 24 Januari lalu.

Kota Batam terkenal memiliki jarak terdekat dengan negara tetangga, Singapura. Oleh karena nya, pemerinta resmi membuka Travel Bubble Batam – Singapura.

Salah satu sektor yang menjadikan Batam sebagai salah satu kota industri terbesar di Indonesia adalah pariwisata.

Keindahan alam yang ditawarkan serta pesona pulau yang menyejukkan mata membuat kota ini menjadi kota kenangan bagi banyak orang.

Namun, sejak terjadinya pandemi pariwisata di Batam mulai menurun dalam persentase angka pengunjung. Akses turis mancanegara yang biasanya melalui pelabuhan internasional disana harus dibatasi bahkan ditutup selama hampir 2 tahun ini.

Hal tersebut juga membuat pemerintah Kota Batam memutar otak untuk mengembalikan dunia perekonomian di bidang pariwisata Batam.

Setelah penggalakan gerakan work from Bali beberapa bulan yang lalu, kali ini Pulau Batam menjadi fokus pemerintah demi memajukan kembali dunia pariwisata.

Negara-negara yang diizinkan untuk melakukan travel bubble harus tetap menjalankan protokol kesehatan dan menyediakan fasilitas kesehatan yang baik untuk para pelancong.

Beberapa syarat lain seperti pemberlakuan tes PCR, pendaftaran pelancong dalam asuransi kesehatan, serta faskes yang memadai juga menjadi fokus utama untuk pemberlakuan travel bubble ini.

Travel bubble adalah kebijakan yang dicanangkan untuk tidak memberlakukan karantina atau isolasi dalam kunjungan negara tertentu.

Travel bubble ini juga membuat suatu ekosistem baru dimana saat beberapa negara sepakat untuk memberlakukannya, itu berarti mereka menerima kunjungan negara yang menyepakati pengadaan travel bubble dan menutup semua akses negara yang tidak terdapat dalam kesepakatan.

Travel Bubble BB-S diharapkan bisa menjadi tonggak bangkitnya pariwisata antara Indonesia dan Singapura setelah hampir 2 tahun ini terisolasi di pariwisata masing-masing.

Pemberlakuan BB-S ini diberlakukan sejak keluarnya Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan COVID-19 No 3 Tahun 2022 pada 24 Januari 2022 kemarin hingga pengumuman selanjutnya.***

 

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Punya Kolam Terapi Ikan, Masjid KH Ahmad Dahlan Gresik Bikin Betah Berkunjung

17 Mei 2022 - 21:19 WIB

Masjid KH Ahmad Dahlan Gresik

Wisatawan Wajib Tahu, Ini Penyebab Koper Hilang di Bandara

17 Mei 2022 - 14:23 WIB

Melongok Fakta Candi Borobudur yang Jadi Lokasi Perayaan Hari Waisak

16 Mei 2022 - 18:02 WIB

Terbaru, Harga Tiket Masuk Candi Borobudur dan Jam Operasional

16 Mei 2022 - 17:48 WIB

Waisak dan 5 Kawasan Wisata Religi Bersejarah yang Wajib Dikunjungi

16 Mei 2022 - 09:33 WIB

Wisatawan Tewas Tersambar Petir, Camat Cisarua : Gayatri Camp Bogor Ditutup

15 Mei 2022 - 21:55 WIB

Trending di Wisata