Siap Dukung Pembiayaan, Menteri Teten Minta Lumajang Angkat Produk Unggulan

Menu

Mode Gelap
Tok! Lin Che Wei Resmi Jadi Tersangka Kasus Mafia Minyak Goreng Jangan Telat, Yuk Daftar Gelombang 3 TA 2022/2023 Sekolah Bosowa Bina Insani Bogor! Presiden Jokowi Beri Bantuan untuk Warga dan PKL di Pasar Cibinong Asyik! Mulai Hari Ini, Jokowi Izinkan Buka Masker di Ruang Terbuka Diduga Nikah Sirih, Viral Tersebar Buku Nikah Al Ghazali dan Pacar

Ekonomi · 23 Jan 2022 20:06 WIB

Siap Dukung Pembiayaan, Menteri Teten Minta Lumajang Angkat Produk Unggulan


 Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki saat meresmikan gedung Koperasi Produsen Rumah Kita Berdaya di Lumajang, Jawa Timur, Sabtu 22 Januari 2022. (Humas Kemenkop UKM/Bogordaily.net) Perbesar

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki saat meresmikan gedung Koperasi Produsen Rumah Kita Berdaya di Lumajang, Jawa Timur, Sabtu 22 Januari 2022. (Humas Kemenkop UKM/Bogordaily.net)

Bogordaily.net–Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mendorong Kabupaten Lumajang mengangkat produk unggulan UMKM yang menjadi ciri khas daerah. Produk unggulan tersebut perlu dikelola dengan serius sehingga dapat berdaya saing tinggi di pasar domestik bahkan ekspor.

Teten mengatakan Lumajang sebenarnya memiliki berbagai produk unggulan seperti pisang dan susu kambing etawa.

“Di dunia, pisang yang bisa masuk ke pasar global hanya dua, yaitu pisang cavendish dan pisang mas kirana. Pisang mas kirana dari Indonesia yang diekspor dari Lampung. Sangat disayangkan pisang mas kirana yang asli sini, tapi eksportirnya dari Lampung. Kalau lihat produk pisang mas kirana di Singapura, eksportinya dari lampung,” kata Menteri Teten usai meresmikan gedung Koperasi Produsen Rumah Kita Berdaya di Lumajang, Jawa Timur, Sabtu 22 Januari 2022.

Pada acara yang juga dihadiri Deputi BIdang Perkoperasian KemenKopUKM Ahmad Zabadi dan Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo, Teten menyebut Lumajang memiliki produksi pisang agung yang dapat diolah menjadi bahan baku tepung, dapat menjadi substitusi tepung berbasis terigu yang merupakan bahan impor.

Begitu juga, produk susu kambing etawa Lumajang yang sudah dikenal di masyarakat dapat diperluas inovasi menjadi produk keju artisan yang bernilai mahal.

Lebih lanjut, Teten mengungkapkan salah satu ciri produk unggulan daerah adalah didukung oleh suplai bahan baku, supaya terbentuk produksi dari hulu hilirnya, sehingga dengan demikian dapat menjadi kekuatan ekonomi di derah.

“Saya juga mencicipi kopi dan markisa buatan UMKM Lumajang, markisanya sangat top. Ini daerah pertanian yang snagat subur kalau bahan baku dibesarkan akan bisa menjadi produk unggulan,” katanya.

KemenKopUKM menurut Teten, siap mendukung pembiayaan untuk pengembangan produk unggulan UMKM Lumajang.  Untuk itu, ia berharap agar UMKM dapat bergabung dalam koperasi sehingga pembiayaannya lebih mudah.

Melalui koperasi, pembiayaan dapat didukung oleh LPDB-KUMKM. Karena itu, KemenKopUKM akan memperhatikan kelayakan produk yang nantinya masuk dalam skema pembiayaan. Selain itu, pembiayaan modal ventura kini juga semakin banyak yang siap membiayai produk unggulan inovatif.

Untuk mendapatkan pembiayaan, Teten mendorong agar Koperasi Produsen Rumah Kita Berdaya dapat menjadi agregator kepada pelaku UMKM yang menjadi anggotanya.

Ia pun menegaskan koperasi tidak lagi hanya melakukan konsolidasi  produk anggotanya, tetapi harus menjadi pendamping dan melakukan pemberdayaan untuk meningkatkan kualitas, standarisasi, dan pemasaran.

“Koperasi Rumah Kita Berdaya agar menjadi agregator bagi produk UMKM. UMKM tidak  bisa lagi sendiri-sendiri dan kecil-kecil. Produknya kecil tapi punya brand sendiri, jangan sampai ke depan antar usaha mikro bertarung sendiri. Lebih baik satu brand,” jelasnya.

Ketua Koperasi Produsen Rumah Kita Berdaya Bahrul Wahid mengatakan koperasi dibangun dengan konsep bisnis untuk menghubungkan mitra yang tertarik untuk berinvestasi dengan UMKM, menjadikan satu ekosistem koperasi.

“Koperasi Rumah Kita Berdaya diperkuat dengan pembangunan unit-unit usaha untuk memunculkan kekuatan ekonomi bersama,” kata Bachrul.

Rumah Kita Berdaya menurut Bachrul ingin menggambarkan kepada publik sebuah konsep transformasi ke arah digitalisasi koperasi. Melalui Rumah Kita Berdaya ini, juga ingin menarik kaum milenial bergabung dan berkreatifitas.(Gibran)

 

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Ingin Memulai Usaha? Inidia Ide Usaha Rumahan yang Patut Dicoba

18 Mei 2022 - 06:19 WIB

ide usaha rumahan

Imbas Konflik, Neraca Perdagangan RI dengan Rusia dan Ukraina Defisit

17 Mei 2022 - 21:37 WIB

rusia dan ukraina

Impor April 2022 Lesu, Kepala BPS Ungkap Ada Pola Penurunan

17 Mei 2022 - 21:31 WIB

Dear Emak-Emak, Ini Cara Membeli Minyak Goreng Rakyat Rp14.000 per Liter  

17 Mei 2022 - 16:46 WIB

Menteri Teten Ajak Aktivis & Penggiat NGO Dialog Mendorong Sejuta Wirausaha Baru

17 Mei 2022 - 08:05 WIB

Tak Ada Lagi BI Checking, Ini Dia Penggantinya

16 Mei 2022 - 23:01 WIB

Trending di Ekonomi