Travel Bubble Resmi Diibuka, Perekonomian Pariwisata Diharap Meningkat

Menu

Mode Gelap
Harga Emas Antam dan UBS di Pegadaian, Rabu 10 Agustus 2022 Profil Irjen Ferdy Sambo, Tersangka Kasus Pembunuhan Brigadir J Kota Bogor Diramalkan Cerah Berawan, Rabu 10 Agustus 2022 E-KTP Jadi Syarat Beli Rokok? Terkini! Ini Lokasi Simling Kota Bogor, Selasa 9 Agustus 2022

Nasional · 27 Jan 2022 19:59 WIB

Travel Bubble Resmi Diibuka, Roda Perekonomian Pariwisata Diharap Meningkat


 Ketua Badan Pimpinan Daerah (BPD) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DKI Jakarta Sutrisno Iwantoro. (Detik/Bogordaily.net) Perbesar

Ketua Badan Pimpinan Daerah (BPD) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DKI Jakarta Sutrisno Iwantoro. (Detik/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Pemerintah resmi membuka travel bubble di tiga kawasan yakni Batam, Bintan dan Singapura. Kerja sama antara pemerintah Indonesia dan Singapura ini diharapkan dapat memutar roda perekonomian Indonesia terkhusus di sektor pariwisata.

Pembukaan kawasan travel bubble secara resmi dibuka sejalan dengan terbitnya surat edaran (SE) Kepala Satuan Tugas 3 tahun 2022 tentang protokol Kesehatan Pelaku Perjalanan Luar Negeri.

Dalam aturan tersebut salah satunya memuat mengenai zona yang telah ditentukan sesuai rencana perjalanan yakni wisatawan atau pengelola wisata hanya diizinkan berinteraksi dalam kawasan zona travel bubble di Kepulauan Riau yaitu Nongsa, Batam dan Lagoi, Bintan.

Ketua Badan Pimpinan Daerah (BPD) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DKI Jakarta Sutrisno Iwantoro mengungkapkan bahwa travel bubble merupakan langkah yang baik dalam menggerakkan perekonomian Indonesia. Menurutnya, ada dua poin penting yang mesti diperhatikan dalam penerapan kebijakan ini.

Pertama, Singapura dan Batam cukup baik dalam penanganan pandemi. Kedua, wisatawan Singapura banyak memberikan pendapatan bagi Batam dan sekitarnya,” ujar Sutrisno kepada Kontan.co.id, Rabu 26 Januari 2022.

Sutrisno menambahkan bahwa sektor hotel dan restoran merupakan sektor yang paling terdepan dalam antisipasi penyebaran virus.

Selain itu, tanpa adanya Covid-19 pun kenyamanan dan keamanan wisatawan tentunya menjadi prioritas bagi hotel dan restoran karena yang dijual dari sektor tersebut adalah pelayanan jasa.

Sebagai informasi, mengutip data PHRI, Indeks Kepercayaan konsumen atau Consumer Confidence Index (CCI) pada tahun 2022 saat ini berada pada angka 54%. Sementara itu pada kuartal III 2021, indeks kepercayaan konsumen adalah 56%.

Hal tersebut menjadi modal positif bagi industri hotel dan restoran, di mana tingkat kepercayaan rata-rata konsumen berada di atas 50% meskipun dalam keadaan pandemi.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Putri Candrawathi Istri Irjen Ferdy Sambo Menangis tak Henti-henti

10 Agustus 2022 - 18:27 WIB

Asal Usul Burung Garuda, dan Serahnya Jadi Lambang Negara

10 Agustus 2022 - 17:39 WIB

Lbang Garuda Pancasila

Aliansi Sejuta Buruh Unjuk Rasa di Depan DPR, Berikut Tuntutannya

10 Agustus 2022 - 15:18 WIB

Fahmi Alamsyah Mengundurkan Diri dari Penasihat Ahli Kapolri, Ini Alasannya

10 Agustus 2022 - 15:09 WIB

fahmi alamsyah

Anies Pecat Oknum PPSU Aniaya Kekasih, Tidak Ada Ruang Bagi Pelaku Kekerasan

10 Agustus 2022 - 14:55 WIB

PLN Beri Bantuan Sambungan Listrik ke 77 Keluarga Kurang Mampu

10 Agustus 2022 - 12:41 WIB

sambungan listrik Keluarga Kurang Mampu
Trending di Nasional