Akses Jalan Ditutup, Warga Memanjat Tangga

Menu

Mode Gelap
Harga Emas Antam Turun Hari Ini, Cek Harganya! Kecelakaan, Dua Pengendara Motor Terjatuh dari Flyover Pademangan Cara Beli Tiket Kereta Promo KAI 17 Agustus 2022 Cek Lokasi Sim Keliling, Senin 8 Agustus 2022 Ramalan Cuaca Kota Bogor Hari Ini, Senin 8 Agustus 2022

Kabupaten Bogor · 18 Mar 2022 15:28 WIB

Akses Jalan Ditutup, Warga di Cilebut Memanjat Tangga


 Warga saat melintasi jalan yang ditembok di Kampung Kavling, Desa Cilebut Timur, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor. (Albin/Bogordaily.net) Perbesar

Warga saat melintasi jalan yang ditembok di Kampung Kavling, Desa Cilebut Timur, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor. (Albin/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Akses jalan di wilayah Kampung kavling, Cilebut Timur, Sukaraja, Kabupaten Bogor, diblokir dengan hebel yang dibagun menjadi tembok oleh pemilik lahan.

Penutupan akses jalan itu terjadi karena kavling perumahan dibangun berdampingan dengan lahan pribadi milik warga setempat. Akibat penutupan ini, warga merasa dirugikan dan terpaksa harus memanjat tangga yang ada di tembok untuk menuju jalan utama.

Hal ini disampaikan langsung oleh Bambang, selaku warga Kampung Kavling Cilebut Timur, dalam wawancara dengan bogordaily, Jumat, 18 Maret 2022. “Kita sebagai warga disini merasa dirugikan, ini kan jalan umum, dari warga kan tidak mengetahui, seharusnya ada dari pihak pemilik lahan agar dapat bermusyawarah terlebih dahulu, kita kan seolah-olah merasa keberatan kalau di tutup, kalau dari awal tidak ada pembicaraan dari pihak pemilik lahan”.

Selain memanjat tembok menggunakan tangga, akses jalan yang digunakan  wargapun terpaksa melewati samping rel kereta api. Dimana, jalan tersebut merupakan akses milik negara. Sehingga harus ada perizinan terlebih dahulu terkait dengan pihak PJKA.

“Kita cari realisasi untuk akses jalan kita akhirnya kita cari jalan lain yakni di samping rel tanah milik PJKA, kita tidak memikirkan bahwa tanah negara itu harus ada aturan – aturan yang berlaku, kita harus ada surat izin, kita bikin proposal untuk menghadap ke PJKA Cilebut”, pungkasnya.

Selebihnya warga berharap agar pemerintah setempat seperti Kepala Desa dapat menyelesaikan permasalahan  ini, agar kedepanya dapat dilalui kembali.

Ditempat berbeda, Baden selaku ketua Rw 11 Patahunan, memberikan tanggapannya. Menurutnya,  dia sudah bekerja sama dengan kepala Desa Cilebut Timur untuk dapat menyelesaikan permasalahan tersebut.

“Kita sudah bekerja sama dengan kepala desa, selebihnya informasi yang lebih lengkap akan ada dari pihak kepala desa Cilebut Timur”, tuupnya.***

(Albin Pandita Febriyantama)

 

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Ihsan Ayatullah Sebut Berikan Uang Karena Diminta Auditor BPK

8 Agustus 2022 - 19:46 WIB

Plaza Toyota Citeureup Hadirkan Promo, Ini Keunggulan Mobil Disini

8 Agustus 2022 - 19:32 WIB

Promo mobil

Seminggu, Pertalite di Sejumlah SPBU Wilayah Leuwiliang Kosong

8 Agustus 2022 - 18:47 WIB

SPBU Pertalite

TP-PKK Kabupaten Bogor Roadshow Monitoring dan Evaluasi

8 Agustus 2022 - 17:12 WIB

BNNK Bogor Bakal Datangi KRB, Ada Apa?

8 Agustus 2022 - 14:26 WIB

KNPI Gunung Sindur Diskusi Serap Aspirasi Pemuda dan Masyarakat Desa

7 Agustus 2022 - 15:07 WIB

Trending di Kabupaten Bogor