Bantu Ukraina Perangi Rusia, Inggris Kirim 6 Ribu Rudal

Menu

Mode Gelap
Hasil Piala Asia U-17, Timnas Indonesia Menang Tipis 3-2 Atas UEA Siap-siap Tampung Air, Pipa PDAM Sedang dalam Perbaikan Tidak Ditilang, Polisi Tegur Ratusan Pelanggar pada Hari Kedua Operasi Zebra Lodaya Update Terkini Perbaikan Pipa PDAM, Ini Wilayah yang Terdampak Buntut Tragedi Stadion Kanjuruhan, Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat Dicopot!

Internasional · 24 Mar 2022 14:30 WIB

Bantu Ukraina Perangi Rusia, Inggris Kirim 6 Ribu Rudal


 Inggris Kirim 6 Ribu Rudal untuk Ukraina.(Detik/Bogordaily.net) Perbesar

Inggris Kirim 6 Ribu Rudal untuk Ukraina.(Detik/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson mengatakan bahwa, Inggris akan kembali mengirim 6 ribu rudal dan bantuan keuangan senilai £ 25 juta untuk militer Ukraina guna membantu memerangi pasukan Rusia, Kamis 24 Maret 2022.

Dilansir dari kantor berita AFP, pengumuman pendanaan dan perangkat keras militer tambahan yang terdiri dari 6 ribu rudal anti-tank dan senjata peledak tinggi itu disampaikan menjelang KTT NATO dan G7 yang akan membahas invasi Rusia.

Menurut kantor PM Inggris atau Downing Street, dalam KTT tersebut, pemimpin Inggris itu akan mendesak sekutu-sekutu Barat untuk meningkatkan kecepatan dalam tanggapan mereka terhadap tindakan Moskow, termasuk dengan memberikan dukungan defensif yang lebih besar ke Ukraina dan menggandakan sanksi ekonomi.

Dia akan merinci niat London untuk bekerja dengan mitra-mitra guna meningkatkan kemampuan pertahanan Ukraina.

“Kami tidak bisa dan tidak akan berdiam diri sementara Rusia menghancurkan kota-kota Ukraina menjadi debu,” kata Johnson, dalam sebuah pernyataan yang mengungkap paket dukungan baru untuk Ukraina.

“Inggris akan bekerja dengan sekutu-sekutu kami untuk meningkatkan dukungan militer dan ekonomi ke Ukraina, memperkuat pertahanan mereka saat mereka membalikkan keadaan dalam pertarungan ini,” imbuhnya.

Johnson menambahkan, komunitas internasional menghadapi pilihan untuk menjaga api kebebasan tetap hidup di Ukraina atau berisiko membuatnya padam di seluruh Eropa dan dunia.*

(Muhamad Fadly)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

 
Baca Lainnya

Sadis! Penembakan Massal di Penitipan Anak Thailand, 34 Tewas

6 Oktober 2022 - 16:43 WIB

Politikus Ini Minta Prancis Tutup Lebih Banyak Masjid

6 Oktober 2022 - 09:11 WIB

Balas AS-Korsel, Korut Tembakkan Rudal

6 Oktober 2022 - 08:41 WIB

Kepalang Tajir, Suporter Sepak Bola Sewa 60 Kapal Pesiar Jelang Piala Dunia Qatar

5 Oktober 2022 - 18:44 WIB

kapal pesiar piala dunia

Duh! China Diserang Krisis Baru: Generasi ‘Kaum Rebahan’

5 Oktober 2022 - 09:33 WIB

Keren! Petani di New York Bikin Rekor, Panen Labu Jumbo Seberat 1.158 Kg

4 Oktober 2022 - 16:24 WIB

Labu Jumbo
Trending di Internasional