Apa Itu Robot Trading?

Menu

Mode Gelap
Ini Lokasi Perpanjang SIM di Kota Bogor, Kamis 11 Agustus 2022 Pekan Depan, LPSK Umumkan Hasil Asesmen Istri Ferdy Sambo Waspada, BMKG Ramalkan Kota Bogor Hujan, Kamis 11 Agustus 2022 Harga Emas Antam dan UBS di Pegadaian, Rabu 10 Agustus 2022 Profil Irjen Ferdy Sambo, Tersangka Kasus Pembunuhan Brigadir J

Ekonomi · 23 Mar 2022 12:38 WIB

Dikaitkan dengan Kasus Investasi Bodong Fahrenheit, Apa Itu Robot Trading?


 Ilustrasi. (Getty Images/FreshSplash/Detik.com/Bogordaily.net) Perbesar

Ilustrasi. (Getty Images/FreshSplash/Detik.com/Bogordaily.net)

Bogordaily.net– Kasus investasi bodong satu per satu diungkap polisi. Terbaru, menyeret aplikasi investasi bodong Fahrenheit. Platform investasi Robot Trading Fahrenheit ini diduga telah merugikan dan menipu korbannya hingga mencapai Rp5 triliun.

Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Auliyansah Lubis mengatakan robot trading Fahrenheit dikelola oleh PT FSP Akademi Pro yang dipimpin pria bernama Hendry Susanto (HS). Ia kini ditahan di Rutan Bareskrim Polri.

Tren robot trading yang digunakan menjadi modus investasi bodong ini marak sejak Agustus 2021 lalu. Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan mengatakan robot trading sebagai modus baru investasi bodong.

Lalu apa itu robot trading? Mengutip Detik.com, robot trading akan menjalankan transaksi secara otomatis dengan memanfaatkan sinyal pergerakan pasar. Robot trading sendiri bukan berarti ada sebuah robot yang duduk di depan komputer lalu menjalankan investasi, mereka hanya sebuah sebutan untuk sistem perdagangan algoritmik.

Robot trading ini juga bisa menentukan untuk melakukan tindakan beli atau jual pada titik waktu tertentu, sehingga si investor tidak lagi repot memantau dan memikirkan strategi beli dan jual.

Nah, fahrenheit merupakan platform investasi yang berkedok robot trading kripto. Robot Trading Fahrenheit ini muncul di sekitar pertengahan tahun 2021 lalu.

Fahrenheit merupakan perusahaan yang mengelola robot trading bodong untuk investasi ilegal. Pengelola aplikasi Robot Trading Fahrenheit adalah PT FSP Akademi Pro. Mereka mengklaim memanfaatkan kecerdasan buatan (artificial inteligence/AI) yang digunakan pada pasar aset kripto.

Chief Executive Officer (CEO) PT FSP Akademi Pro adalah Hendry Susanto. Fahrenheit disebut-sebut sudah memiliki kantor operasional pertama di Gedung New Soho Capital.

Fahrenheit masuk dalam jajaran layanan perdagangan berjangka komoditi ilegal dan situsnya langsung diblokir oleh Bappebti.

Ada sekitar 1.222 situs web investasi bodong yang diblokir Bappebti. Dalam daftar itu ternyata ada sekitar 20 website yang mengatasnamakan Fahrenheit.

Berbagai jenis website lain yang mengatasnamakan Fahrenheit pun juga telah dicantumkan oleh Bappebti sebagai website yang sudah diblokir.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Mendag Sebut Tak Ada Kenaikan Harga Mi Instan Tiga Kali Lipat

11 Agustus 2022 - 12:34 WIB

Waduh! Dua Bulan Lagi Kuota BBM Pertalite dan Solar Habis

11 Agustus 2022 - 11:42 WIB

Analis Proyeksikan Pencapaian BRI Group Semakin Mengkilap di Akhir Tahun 2022

11 Agustus 2022 - 09:30 WIB

BRIFast Remittance

Harga Emas Antam Hari Ini Masih Stabil, Berikut Rinciannya

11 Agustus 2022 - 09:25 WIB

emas antam

Pasar Modal Teruji Hadapi Berbagai Peristiwa Sejarah Ekonomi Indonesia

11 Agustus 2022 - 06:42 WIB

Pasar Modal Indonesia

Edukasi & Akselerasi UMKM Naik Kelas, BRI Selenggarakan “Pengusaha Muda BRILian 2022″

10 Agustus 2022 - 22:06 WIB

Trending di Ekonomi