BSI Siapkan Pembiayaan KUR Syariah

Menu

Mode Gelap
Terbaru! Ini Lokasi Sim Keliling Kota Bogor, Jumat 30 Sepember 2022 Lagi! Kota Bogor Hujan Hari Ini, Jumat 30 September 2022 Melonjak Rp 10 ribu Per Gram, Cek Harga Emas Antam Hari Ini Terbaru! Ini Lokasi Perpanjang SIM Kota Bogor, Kamis 29 September 2022 Siap-siap Payung, Kota Bogor Hujan Hari Ini, Kamis 29 September 2022

Ekonomi · 1 Apr 2022 12:29 WIB

Petani Go Digital, BSI Siapkan Pembiayaan KUR Syariah


 BSI ambil peran dalam proses pendampingan dan pembiayaan KUR  syariah bagi petani lokal, untuk dapat mengembangkan usahanya.(BSI/Bogordaily.net) Perbesar

BSI ambil peran dalam proses pendampingan dan pembiayaan KUR  syariah bagi petani lokal, untuk dapat mengembangkan usahanya.(BSI/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menandatangani perjanjian nota kesepahaman mengenai kolaborasi pengembangan ekosistem halal value change berbasis koperasi dengan Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM).

Acara ini bertempat di Pesantren Al Ittifaq Bandung, yang diwakili oleh Wakil Direktur Utama 1 PT Bank Syariah Indonesia Tbk Ngatari, Direktur LPDB-KUMKM Supomo dan disaksikan oleh Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin dan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki.

Dengan adanya kesepakatan pengembangan ekosistem halal ini, BSI ambil peran dalam proses pendampingan dan pembiayaan KUR  syariah bagi petani lokal, untuk dapat mengembangkan usahanya.

Dari sisi pembiayaan sesuai syariah untuk diversifikasi alat-alat pertanian modern sehingga hasilnya dapat optimal dengan proses yang efektif.

“Untuk daerah Jawa Barat sendiri, ada lebih dari 3700 petani yang siap kami dukung untuk go digital sehingga kedepannya para petani ini dapat naik kelas dalam hal ekonomi serta memperluas lapangan kerja baru di daerahnya,” ujar Wakil Direktur Utama 1 BSI Ngatari.

Komitmen ini menandai keseriusan BSI untuk terus mendorong kemajuan ekonomi di segmen pembiayaan KUR Syariah, setelah sebelumnya BSI tengah menggandeng berbagai institusi baik pemerintah, e-commerce maupun pesantren.

Hal ini juga sejalan dengan amanah yang diberikan kepada BSI untuk penyaluran KUR Syariah tahun 2022 sebesar Rp12,5 Triliun.

Pesantren Al Ittifaq Bandung dipilih sebagai pesantren yang nantinya akan berperan sebagai monitoring program, standby buyer untuk proses pemasaran hingga proses pendampingan kepada petani lokal, agar hasil tani terus berjalan dan suistain.

Tentu hal ini sejalan dengan nilai-nilai ekonomi syariah yang terus membangun kapasitas ekonomi dari sisi finansial, spiritual dan sosial, salah satunya melalui pesantren.

“Pesantren Al ittifaq ini akan menjadi pusat pelatihan dan role model dari berbagai pesantren yang memang didorong untuk melakukan digitalisasi pertanian, sedangkan dari segi permodalan didukung oleh berbagai lembaga yakni Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM), Bank Indonesia, Bank Syariah Indonesia dan BAZNAS,” ucap Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin.

Tentunya lembaga ini akan menjadi fasilitator Kementrian Koperasi dengan mengambil peran, yang mendukung perkembangan digitalisasi pertanian.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

BRI Kolaborasi dengan Majoo Berikan Solusi Digital untuk Merchant di Indonesia

1 Oktober 2022 - 15:14 WIB

KemenKopUKM Perkuat Kualitas Koperasi Sektor Riil di Sumatera Utara

1 Oktober 2022 - 15:05 WIB

Harga Kedelai Naik, Perajin Tempe di Bogor Menjerit

1 Oktober 2022 - 14:25 WIB

Hari Ini Pertamax Turun! Berikut Daftar Harga Terbaru BBM  

1 Oktober 2022 - 09:51 WIB

MenkopUKM: Smesco Hub Timur Perluas Pasar UMKM Indonesia Timur Hingga ke Mancanegara

30 September 2022 - 20:30 WIB

Cari Talenta Unggul di Bidang IT, BRI Kembali Buka BFLP IT

30 September 2022 - 19:02 WIB

Trending di Ekonomi