DPR RI Desak Pemerintah Sediakan Vaksin Halal untuk Umat Islam 

Menu

Mode Gelap
Harga Emas Pegadaian Turun, Rabu 28 September 2022 Jangan Telat Perpanjang SIM! Ini Lokasi Simling Kota Bogor, Rabu 28 September 2022 Terkini! Ini Ramalan Kota Bogor Hari Ini, Rabu 28 September 2022 Masih Sama, Berikut Harga Emas Pegadaian Hari Ini Selasa, 27 September 2022 Terbaru! Ini Lokasi Perpanjang SIM di Kota Bogor, Selasa 27 September 2022

Nasional · 11 Mei 2022 10:02 WIB

DPR RI Desak Pemerintah Sediakan Vaksin Halal untuk Umat Islam 


 Ilustrasi. (Detikhelath/Bogordaily.net) Perbesar

Ilustrasi. (Detikhelath/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKS Kurniasih Mufidayati mengingatkan, Pemerintah untuk melaksanakan putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor 31P/HUM/2022. Putusan tersebut terkait kewajiban pemerintah menyediakan vaksin Covid-19 halal, khususnya bagi umat Islam.

Anggota Panitia Kerja (Panja) Vaksin DPR RI ini meminta keseriusan pemerintah untuk taat hukum dengan menyediakan vaksin Covid-19 halal bagi umat Islam di Indonesia.

“Kita meminta Pemerintah melaksanakan putusan MA sebagai cerminan negara hukum dan pelaksanaan good governance. Umat Islam berhak dan wajib diberikan vaksin sesuai fatwa halal yang dikeluarkan MUI,” ungkap Kurniasih dikutip RMOL, Rabu 11 Mei 2022.

Kurniasih menyebut, pemerintah bisa memulai dengan melakukan revisi terhadap Peraturan Presiden 99/2020 tentang Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19.

Kemudian ditindaklanjuti dengan revisi peraturan di bawahnya termasuk Keputusan Menteri Kesehatan.

Kata Mufida, selain putusan hukum ini, Komisi IX sejak awal baik di panja maupun dalam berbagai kesempatan Rapat Kerja sudah menyampaikan tentang pentingnya vaksin ini.

“Jadi dorongan legislatif dan putusan dari lembaga yudikatif harus dilaksanakan oleh pemerintah dengan menyediakan vaksin halal yang cukup bagi umat Islam khususnya untuk booster maupun yang belum mendapat dosis pertama atau kedua,” ujarnya.

Penyediaan vaksin ini, papar Kurniasih, bisa menjadi salah satu jawaban atas keraguan sebagian masyarakat yang enggan vaksin karena mempertanyakan atau memilih vaksin yang halal.

Pada sisi lain, Kurniasih juga mendorong percepatan produksi vaksin Merah Putih. Sebab vaksin ini adalah salah satu vaksin Covid-19 yang telah mendapatkan fatwa halal MUI.

“Jadi ini justru momentum untuk segera mempercepat produksi vaksin Merah Putih buatan anak bangsa. Selain kebutuhan untuk booster yang mendesak, vaksin Merah Putih juga sudah mendapat fatwa halal dari MUI jadi klop untuk segera menambah pasokan vaksin disamping yang sudah ada,” ujar Kurniasih.

Kurniasih mengatakan pihaknya akan segera meminta Kemenkes untuk pelaksanaan hasil putusan MA tersebut dan menagihnya saat masa sidang sudah dimulai.

“Ini salah satu concern teman-teman di Komisi IX sejak awal, saat ada dorongan dengan putusan MA nanti kita kawal dan pertanyakan saat masa sidang dimulai usai reses. Harus ada progress dan tindakan nyata untuk penyediaan vaksin ini,” demikian Mufida.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Tadinya Mau Dijual, Benda Menyerupai Granat Meledak di Rumah Warga

28 September 2022 - 14:59 WIB

Eks Jubir KPK Febri Diansyah Gabung Jadi Tim Kuasa Hukum Putri Chandrawathi

28 September 2022 - 14:47 WIB

Eks Jubir KPK

Tahun Ini, BPKB Jadi Elektronik

28 September 2022 - 13:35 WIB

BPKB Elektronik

Call Links, Fitur Baru WhatsApp Bisa Ngobrol Satu Komplek

28 September 2022 - 10:18 WIB

Intip Deh, Tips Antibingung Pilih Kado Ulang Tahun Pernikahan

27 September 2022 - 21:40 WIB

kado ulang tahun pernikahan

Cat Lovers! Perhatikan Ya, Ini Tanda-tanda Kucing Kamu Bahagia

27 September 2022 - 21:33 WIB

tanda-tanda kucing bahagia
Trending di Nasional