Tuai Protes, Berikut 5 Alasan Naturalisasi Jordi Amat

Menu

Mode Gelap
Ini Lokasi Perpanjang SIM di Kota Bogor, Kamis 11 Agustus 2022 Pekan Depan, LPSK Umumkan Hasil Asesmen Istri Ferdy Sambo Waspada, BMKG Ramalkan Kota Bogor Hujan, Kamis 11 Agustus 2022 Harga Emas Antam dan UBS di Pegadaian, Rabu 10 Agustus 2022 Profil Irjen Ferdy Sambo, Tersangka Kasus Pembunuhan Brigadir J

Sport · 1 Jul 2022 10:52 WIB

Tuai Protes, Berikut 5 Alasan Naturalisasi Jordi Amat


 Pro Kontra Terkait Naturalisasi Jordi Amat. (kompas/Bogordaily.net) Perbesar

Pro Kontra Terkait Naturalisasi Jordi Amat. (kompas/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Belakangan ini, sepak bola Tanah Air diributkan dengan keputusan Jordi Amat yang bergabung raksasa sepak bola Malaysia, Johor Darul Ta’zim. Berikut alasan naturalisasi Jordi Amat wajib dilanjutkan meski sang pemain gabung Johor Darul Takzim (JDT).

Rabu 29 Juni 2022 sore WIB, Jordi Amat resmi diumumkan gabung klub Raksasa Liga Malaysia tersebut.

Pemain kelahiran Spanyol itu sejatinya banyak diminta oleh pendukung Tanah Air untuk tetap berkarier di Eropa usai kontraknya habis dengan KAS Eupen.

Keputusan Jordi Amat ini pun menuai protes di kalangan pendukung Timnas Indonesia yang takut jika kualitasnya menurun.

Sejumlah netizen yang kontra dengan keputusan Jordi Amat pun meminta DPR untuk membatalkan proses naturalisasi pemain asal Spanyol tersebut. Di saat bersamaan, Ketua Komisi X DRP RI, Syaiful Huda, setuju proses naturalisasi Jordi Amat dibatalkan.

“Saya setuju, naturalisasi Jordi Amat dibatalkan. Kita minta STY (Shin Tae-yong) dan Kemenpora bersikap tegas,” tulis Syaiful di Instagram, Rabu, 29 Juni 2022.

Meski begitu, ada sejumlah alasan proses naturalisasi Jordi Amat wajib dilanjutkan. Ada banyak manfaat yang bisa diambil jika Timnas Indonesia diperkuat Jordi Amat.

Berikut 5 alasan proses naturalisasi Jordi Amat wajib dilanjutkan:

1. Pengalaman Jordi Amat

Jordi Amat boleh jadi telah menginjak kepala tiga, sehingga jika dinaturalisasi pun, dirinya hanya menjadi opsi jangka pendek bagi Timnas Indonesia. Namun, Jordi Amat seharusnya tetap dinaturalisasi mengingat pengalamannya yang tinggi, karena pernah bermain di Spanyol, Inggris, dan juga Belgia Fakta ini menunjukan Jordi Amat bukanlah pemain sembarangan. Dengan gabung Timnas Indonesia, Jordi Amat bisa mentransfer ilmunya kepada sejumlah personel Timnas Indonesia.

2. Turun di Piala AFF

Jika gabung klub Eropa, kecil peluang Jordi Amat membela Timnas Indonesia di Piala AFF. Beda halnya jika Jordi Amat gabung JDT. Dengan hengkang ke JDT, Jordi Amat dipercaya dapat membela Timnas Indonesia di Piala AFF. Sebab, ketika Piala AFF bergulir, kompetisi atau turnamen di Malaysia, biasanya sudah selesai atau dihentikan sementara. Kehadiran Jordi Amat di lini pertahanan dipercaya dapat memperkukuh daya tahan skuad Garuda. Dengan begitu, peluang Timnas Indonesia mencetak sejarah sangat besar, yakni memenangkan trofi Piala AFF untuk pertama kalinya.

3. Main di Kompetisi 10 Besar Asia

Jordi Amat dikecam karena gabung JDT yang mentas di Liga Malaysia. Di atas kertas, Liga Malaysia masih masuk 10 besar kompetisi top Asia. Saat ini Liga Malaysia menempati peringkat sembilan, jauh mengungguli Indonesia yang menduduki posisi 27. JDT juga bukanlah klub sembarangan. Di Liga Champions Asia 2022, JDT lolos ke 16 besar dengan status juara grup setelah mengungguli Kawasaki Frontale (Jepang), Ulsan Hyundai (Korea Selatan) dan Guangzhou (China). Di 16 besar, JDT bakal bersua Urawa Reds (Jepang) dan tenaga Jordi Amat bakal sangat dibutuhkan.

4. Infrastruktur Klub Mumpuni

Bergabung di tim sekelas JDT akan membuat Jordi Amat memiliki fasilitas yang mumpuni, terutama untuk menjaga penampilannya di usia yang telah menua. JDT sendiri bisa dikatakan klub yang maju di Asia Tenggara dan punya fasilitas mumpuni yang bisa menjaga fisiknya tetap terjaga.

5. Punya Banyak Waktu Istirahat

Dengan main di JDT, Jordi Amat memiliki waktu istirahat lebih banyak dan tenaganya bisa sangat diandalkan untuk memperkuat skuad Garuda. Dengan usia yang sudah tak muda lagi untuk ukuran pesepakbola (30 tahun), Jordi Amat mesti pintar-pintar menjaga kondisi tubuhnya. Sekadar diketahui, Liga Super Malaysia hanya melakoni 22 pertandingan. Selain itu, jarak antara Johor dengan Jakarta hanya dua jam jika ditempuh menggunakan pesawat terbang.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Philipp Lahm Berencana Memboikot Piala Dunia Qatar 2022, Ini Alasannya

11 Agustus 2022 - 16:10 WIB

Alien Mode On, Lionel Messi Dapat Rating 10 di Kompetisi Domestik Eropa 2022/2023

11 Agustus 2022 - 14:34 WIB

mantan pelatih PSG

PSSI Tanggung Akomodasi Orang Tua Pemain Timnas Indonesia ke Yogyakarta

11 Agustus 2022 - 11:24 WIB

Orang Tua Pemain Timnas

Piala Dunia Qatar 2022 Bakal Dimulai Sehari Lebih Awal dari Jadwal

11 Agustus 2022 - 09:15 WIB

Ketum PSSI Janji Siapkan Bonus untuk Timnas U-16 Indonesia

11 Agustus 2022 - 07:49 WIB

bonus Timnas U-16 Indonesia

Selamat! Timnas U-16 Melaju ke Final Piala AFF 2022

10 Agustus 2022 - 22:33 WIB

Trending di Sport