Gaji TKI di Taiwan Naik Jadi Rp9,9 Juta, Ini Syaratnya

Menu

Mode Gelap
Melonjak Rp 10 ribu Per Gram, Cek Harga Emas Antam Hari Ini Terbaru! Ini Lokasi Perpanjang SIM Kota Bogor, Kamis 29 September 2022 Siap-siap Payung, Kota Bogor Hujan Hari Ini, Kamis 29 September 2022 Harga Emas Pegadaian Turun, Rabu 28 September 2022 Jangan Telat Perpanjang SIM! Ini Lokasi Simling Kota Bogor, Rabu 28 September 2022

Ekonomi · 12 Agu 2022 15:46 WIB

Gaji TKI di Taiwan Naik Jadi Rp9,9 Juta, Ini Syaratnya


 TKI di Taiwan Memiliki Upah yang Besar. (kompas/Bogordaily.net) Perbesar

TKI di Taiwan Memiliki Upah yang Besar. (kompas/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Taiwan menjadi negara tujuan terbanyak Tenaga Kerja Indonesia (TKI), karena negara ini memberikan upah dengan nominal yang cukup tinggi. Jika Anda berminat mendapat gaji besar di Taiwan, berikut syarat-syarat menjadi TKI.

Gaji TKI di Taiwan tahun 2022 semakin besar setelah ada kebijakan kenaikan upah Pekerja Migran Indonesia (PMI) sektor domestik di Taiwan. Dalam keterangan resmi Kementerian Ketenagakerjaan, gaji TKI / PMI sektor domestik di Taiwan tahun 2022 sebesar NTD 20.000 atau setara Rp 9,9 juta.

Walaupun demikian, pemerintah tetap berupaya mensejahterakan para pahlawan devisa negara dengan menaikkan upah. Upaya tersebut berbuah manis, terhitung sejak Rabu, 10 Agustus 2022. TKI atau PMI sektor demestik di Taiwan akan menerima upah lebih besar, yaitu sekitar NTD 20.000 atau setara Rp 9,9 juta.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziah mengatakan, terakhir kali PMI Sektor Domestik di Taiwan mendapatkan kenaikan upah pada tahun 2015. Sejak saat itu, mereka mendapatkan upah sebesar NTD 17.000 atau setara Rp 8,5 juta.

Kemudian sejak Desember 2018, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus berupaya untuk menaikkan upah PMI Sektor Domestik di Taiwan melalui Kamar Dagang dan Ekonomi Indonesia di Taipe (KDEI/IETO).

Dalam berbagai kesempatan, Kemnaker menyuarakan kepentingan Indonesia, khususnya mendorong Otoritas Taiwan dalam mempertimbangkan penyesuaian upah PMI.

“Alhamdulillah, hari ini kita memetik buah hasil kerja bersama yang sangat baik antara Kementerian dan Lembaga dalam menaikkan upah PMI sektor domestik di Taiwan. Hal ini juga merupakan hadiah Kemerdekaan yang sangat indah bagi Calon PMI dan PMI khususnya sektor domestik di Taiwan,” kata Ida Fauziyah, dikutip dari liputan6, Jumat, 12 Agustus 2022.

Fauziah menambahkan, selain kenaikan upah, PMI di Taiwan juga akan mendapatkan upah tambahan sebesar NTD 1.000, yang berlaku bagi PMI yang mengakhiri periode kontrak kerjanya selama 3 tahun dengan majikan yang sama.

“Saya memberikan apresiasi yang setingginya dan mengucapkan terima kasih kepada Otoritas Taiwan dan semua Kementerian/Lembaga, termasuk Kementerian Luar Negeri dan KDEI Taipei, yang telah secara bersama-sama mengupayakan kenaikan gaji ini. Inilah wujud nyata bahwa Pemerintah hadir untuk PMI dalam rangka pelindungan dan memastikan kesejahteraan Pekerja Migran Indonesia,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Fauziah berkata pihaknya akan terus memantau penerapan kebijakan baru tersebut dan memastikan terimplementasi dengan baik.

“Kami meminta dukungan P3MI (Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia) selaku lembaga penempatan untuk segera mengambil langkah-langkah menyesuaikan semua persyaratan yang telah ditentukan, guna memperlancar proses penempatan PMI,” pungkasnya.(*)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

KemenKopUKM Masifkan Workshop Kewirausahaan di Babel Cetak Wirausaha Baru

29 September 2022 - 21:55 WIB

RR Sebut Kelemahan Struktural Ekonomi Indonesia, Biang Kerok Rupiah Jeblok

29 September 2022 - 16:34 WIB

Teten Masduki Raih Tokoh Pemulihan dan Digitalisasi UMKM pada Ajang Rakyat Merdeka Award 2022

29 September 2022 - 14:53 WIB

Dolar AS Menguat di Atas Rp 15.270, Rupiah Diramalkan Terpuruk

29 September 2022 - 12:20 WIB

Dolar AS Menguat

KemenKopUKM Fokus Perkuat Kesiapan SDM untuk Kembangkan RPB UMKM di Aceh

29 September 2022 - 11:37 WIB

UMKM di Aceh

Dorong Pelaku Usaha Bangkit, Dirut BRI Sunarso Dinobatkan Sebagai Tokoh Pembiayaan dan Pemberdayaan UMKM

29 September 2022 - 09:19 WIB

Dirut BRI Sunarso
Trending di Ekonomi