Konsumsi Ikan Dapat Turunkan Risiko Penyakit Jantung

Menu

Mode Gelap
Harga Emas Pegadaian Turun, Rabu 28 September 2022 Jangan Telat Perpanjang SIM! Ini Lokasi Simling Kota Bogor, Rabu 28 September 2022 Terkini! Ini Ramalan Kota Bogor Hari Ini, Rabu 28 September 2022 Masih Sama, Berikut Harga Emas Pegadaian Hari Ini Selasa, 27 September 2022 Terbaru! Ini Lokasi Perpanjang SIM di Kota Bogor, Selasa 27 September 2022

Kesehatan · 14 Agu 2022 08:33 WIB

Konsumsi Ikan Dapat Turunkan Risiko Penyakit Jantung


 Ikan. (Freepik/Bogordaily.net) Perbesar

Ikan. (Freepik/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Guru Besar Bidang Ilmu Bioteknologi Produk Perikanan dan Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya, Prof Asep Awaludin Prihanto mengatakan konsumsi ikan yang memenuhi standar mampu menurunkan risiko penyakit jantung.

“Kondisi ini jika ikan yang dikonsumsi sesuai standar nutrisi, modern dan higienis,” ujar Asep kepada wartawan, dikutip dari PMJ, Minggu 14 Agustus 2022.

Selain itu, lanjutnya, dengan konsumsi ikan juga bisa mencegah (preventif) terhadap risiko penyakit lainnya serta mampu menghidrolis peredaran darah.

Namun, Asep menyebut produk-produk perikanan secara komprehensif hingga saat ini masih belum menunjukkan perbaikan atau inovasi-inovasi yang lebih bagus dari sebelumnya. Contohnya, produk ikan pindang atau terasi, dari masa ke masa tidak berubah.

“Produk perikanan yang diproduksi secara tradisional tingkat pencemarannya cukup tinggi, kualitasnya tidak stabil, sehingga rasanya kadang enak kadang tidak enak, bahkan nilainya tidak berubah,” katanya.

Dengan kondisi itu, lanjut Asep, menandakan inovasi bidang perikanan perlu sentuhan untuk mengangkat performa dan kualitasnya agar manfaat yang didapat para pelaku usaha perikanan bisa lebih besar.

Menurut dia, ada beberapa hal yang perlu diperbaiki agar produksi perikanan lebih meningkat, yakni perbaikan proses dengan memanfaatkan mikroorganisme yang ada dalam produk itu, sekaligus mempercepat pembentukan dari mikroorganisme ke enzim.

“Selain itu juga perbaikan kandungan gizi. Perbaikan dan pengurutan genom sequencing juga perlu dilakukan. Ke depan kami ingin produk atau model ini bisa dikembangkan lebih baik dan diimplementasikan untuk pelaku UMKM,” tukasnya.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Yuk, Rutin Konsumsi Biji-bijian, Bisa Kurangi Risiko Penyakit Jantung

28 September 2022 - 23:43 WIB

Murah Meriah! Kenalin Nih Batu Tawas Penghilang Bau Ketiak

28 September 2022 - 19:24 WIB

batu tawas bau ketiak

Nih Kata Pakar soal Kecanduan Seks, Kamu Termasuk?

28 September 2022 - 18:45 WIB

Dear Mahasiswa, Waspada 4 Gangguan Mental yang Rentan Dialami di Semester Akhir

28 September 2022 - 18:37 WIB

Selain Medis, Ini 7 Pilihan Obat Flu Alami

28 September 2022 - 18:16 WIB

Perhatikan Yuk, Ini Waktu Ideal untuk Berhubungan Seks

27 September 2022 - 20:48 WIB

Waktu ideal berhubungan seks
Trending di Kesehatan