Monday, 17 June 2024
HomeKota BogorBerbagi di Idul Adha, Dinsos Kota Bogor Kurban Satu Ekor Sapi

Berbagi di Idul Adha, Dinsos Kota Bogor Kurban Satu Ekor Sapi

Bogordaily.net – Berbagi di Idul Adha, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bogor melaksanakan pemotongan hewan satu ekor sapi di halaman kantor mereka yang terletak di Jalan Merdeka, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

Kepala Bidang Rehabilitasi , Dody Wahyudin, menyampaikan rasa syukur karena dapat kembali melaksanakan pemotongan hewan .

Baca Juga: Siapa Pembakar Alquran di Swedia? Ini Identitas dan Tampang Pelakunya

“Alhamdulillah, tahun ini kami dapat kembali melaksanakan pemotongan hewan . Meskipun jumlahnya tidak banyak, setidaknya kami dapat saling berbagi dengan sesama, terlebih ini sudah menjadi kegiatan rutin setiap tahun,” ujar Dody pada Jumat, 30 Juni 2023.

Menurut Dody, sekitar 150 paket daging telah dibagikan kepada pegawai, relawan Tagana, relawan TRC Rehabilitasi Sosial, pekerja kontrak PKWT, dan warga sekitar.

“Kami berharap agar Idul Adha tahun ini menjadi berkah dan meningkatkan rasa empati serta persaudaraan di lingkungan Dinas Sosial Kota Bogor,” tambahnya.

Di sisi lain, Dody menjelaskan bahwa meskipun dalam momentum Hari Raya Idul Adha, pihaknya tetap melaksanakan pelayanan kepada orang terlantar atau Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS).

“Hari ini, kami tetap memberikan pelayanan seperti pemulangan kepada empat orang PPKS yang tujuannya adalah Ponorogo, Bekasi, Sukabumi, dan Cirebon. Pemulangan ini dilakukan bekerja sama dengan BPTJ,” ungkapnya.

Dody menyatakan bahwa jika terdapat pemulangan PPKS ke kota-kota yang dapat dicapai, akan memfasilitasi pembelian tiket atau ongkos perjalanan.

“Biaya pembelian tiket atau ongkos perjalanan ini bersumber dari swadaya pegawai Dinsos, artinya mereka membantu dengan sukarela menggunakan dana pribadi, karena memang tidak ada anggaran untuk pemulangan orang terlantar dari dinas,” katanya.

Selama satu minggu sebelum Idul Adha, Dody menambahkan bahwa pihaknya telah memberikan pelayanan kepada 28 orang terlantar, 18 orang ODGJ, 23 orang gelandangan, pengemis, dan lansia terlantar.

“Selain itu, kami juga memberikan pelayanan kepada 8 orang dengan disabilitas yang terlantar. Setiap orang yang mendapat pelayanan dari kami, jika memiliki keluarga, kami akan mengembalikannya kepada keluarganya. Sedangkan bagi yang tidak memiliki keluarga, kami akan merekomendasikan mereka ke tempat-tempat panti PPKS,” jelasnya.***

Ibnu Galansa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here