Bogordaily.net – Kecelakaan di Jalan Raya Ciomas, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, Selasa, 13 Februari 2024 menewaskan seorang pengendara motor yang diketahui merupakan seorang remaja laki-laki.
Identitas korban kecelakaan Ciomas, Kabupaten Bogor, Selasa, 13 Februari 2024 diketahui berinisial MVP dan berusia 15 tahun.
“Korban pengendara sepeda motor Yamaha Mio inisial MVP (15), warga Ciomas,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor Iptu Angga Nugraha.
Kecelakaan terjadi saat korban sedang mengendarai motor dan melaju dari arah Ciomas menuju Cibinong. Di lokasi kejadian korban mengarah ke kanan jalan.
“Pada saat bersamaan, motor korban terserempet dengan pengendara lain dari arah berlawanan,” kata Iptu Angga Nugraha dalam keterangannya, Selasa, 13 Februari 2024.
Kecelakaan tersebut mengakibatkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian dengan luka di pelipis dan hidung.
Polisi yang mendapat laporan langsung menuju ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara atau TKP dan mengevakuasi korban.
Baca Juga: Detik-Detik Komplotan Maling Bobol Klinik Hewan di Ciomas Bogor Viral
Viral di Media Sosial
Sebelumnya, video yang merekam kecelakaan di Ciomas Bogor viral di media sosial dan menyedot perhatian. Sebagaimana diunggah di Instagram @bogordailynews, Selasa, 13 Februari 2024.
“Innalillahi wa inna ilaihi roojiun. Lakalantas adu banteng melibatkan seorang pemuda dan pria paruh baya di depan Ciomas Permai, Ciapus, Kec. Ciomas, Kab. Bogor, Selasa pagi, 13 Februari 2024, sekitar pukul 07.00 WIB,” tulis keterangan video di Instagram @bogordailynews.
Korban meninggal di dunia di lokasi kejadian. Sedangkan korban lainnya kritis dan saat ini dalam penanganan medis di rumah sakit.
Warganet pun memberikan berbagai komentarnya terkait peristiwa kecelakaan maut tersebut. Di antara sebagian warganet bahkan mengenali korban.
“ini korbannya tetangga saya, ya allah vigo semoga husnul khotimah,” kata warganet.
“Ya allah, Padahal hari minggu mau main futsal go,” timpal warganet.
“Ya Alloh, ini kaka nya anak murid sy, baru nganterin adenya sekolah,” komentar yang lain.(Albin Pandita)