Bogordaily.net – Pj Bupati Bogor Asmawa Tosepu mendatangani nota kesepakatan kerjasama antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dengan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).
Penandatanganan kerja sama Pemkab Bogor dengan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dilakukan di Aula K.H Abdurrahman Wahid Kantor BP2MI, Jakarta, Selasa 20, Februari 2024.
Dalam kegiatan tersebut, BP2MI juga melakukan kesepakatan dan perjanjian kerja sama dengan pemerintah daerah, lembaga pendidikan, serta lembaga lainnya.
Pj Bupati Bogor hadir didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra), Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker). Lalu Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Kepala Bagian Bantuan Hukum dan Kerjasama. Serta perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang).
Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani mengatakan bahwa, BP2MI adalah badan yang diberikan mandat oleh undang-undang untuk menangani para pekerja migran Indonesia. Dengan problem yang sangat kompleks, dan jumlah pekerja migran Indonesia yang jumlahnya sangat besar.
Baca Juga: Gerakan Pangan Murah Pemkab Bogor: Warga Padati Pasar Murah di Cibinong
“Forum ini sangat penting dan strategis, untuk itu saya mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya karena sudah hadir menandatangani nota kesepakatan kerjasama BP2MI dengan mitra kerja,” kata Benny.
Pihaknya ingin memberikan garansi bahwa kerja masif dan progresif menjadi semangat kami dalam memberikan pelayanan baik kepada pekerja migran maupun keluarganya.
Namun, kata dia kunci sesungguhnya adalah kerja-kerja kolaborasi antar seluruh stakeholder, termasuk pemerintah daerah.
“Tata kelola penempatan dan perlindungan pekerja sudah berjalan dan kita kerjakan terus menerus, transformasi ke arah yang lebih baik juga terus kita lakukan,” ujar Benny.
“Hari ini jadi komitmen kita bersama untuk melaksanakan kerja kolaborasi secara sungguh-sungguh di lapangan,” tambahnya. (Albin Pandita)
