Monday, 27 May 2024
HomeNasionalTimnas Indonesia U-23 Gagal ke Olimpiade, Erick Thohir: Terima Kasih Garuda Muda

Timnas Indonesia U-23 Gagal ke Olimpiade, Erick Thohir: Terima Kasih Garuda Muda

Bogordaily.net Timnas U-23 Indonesia kalah 0-1 saat melawan Guinea pada laga play-off Olimpiade 2024 di Stade Pierre Pibarot, Prancis, Kamis, 9 Mei 2024.

Satu-satunya gol Guinea dicetak Ilaix Moriba pada menit ke-29 lewat titik penalti. Guinea mendapat penalti setelah Witan Sulaeman dianggap menjatuhkan striker lawan. Sampai laga usai, skor 0-1 tidak berubah dan membuat Indonesia tak dapat tampil dalam Olimpiade Paris 2024.

Sedangkan Guinea tergabung di Grup A Olimpiade 2024 bersama Prancis, Amerika Serikat, dan Selandia Baru. Cabang olahraga (cabor) sepakbola putra Olimpiade 2024 akan digelar pada 24 Juli sampai 9 Agustus 2024 mendatang.

Cetak Sejarah

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengatakan perjalanan panjang dan pencapaian tim U-23 Indonesia selama Piala Asia U-23 2024, hingga babak play-off Olimpiade 2024 Paris melawan Guinea U-23 telah mencatatkan sejarah, sekaligus babak baru sepak bola Indonesia.

“Kita memang belum berhasil menginjak Olimpiade kali ini. Namun perjalanan panjang dan pencapaian yang ditorehkan para pemain, pelatih, dan ofisial timnas sejak Piala Asia, hingga playoff menunjukkan sepakbola kita punya kualitas untuk tampil di Olimpiade. Saya salut dan kita targetkan Olimpiade berikutnya. Terima kasih untuk perjuangan kalian,” ujar Erick Thohir.

“Saya sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya untuk semua yang sudah mendukung. Terutama Pak Presiden Jokowi yang sudah memberikan perhatian yang sangat besar pada Timnas Indonesia. Seluruh pihak dan supporter yang sudah bahu membahu memperkuat Timnas baik secara langsung maupun melalui doa yang tak pernah putus. Terharu sekali melihat begitu besar antusiasme masyarakat Indonesia,” sambungnya.

Meski belum lolos ke Olimpiade pada kesempatan ketiga ini, Erick tetap meyakini program pematangan timnas yang mengandalkan kualitas talenta muda, pemain naturalisasi, dan training jangka panjang.

“Timnas ini punya generasi emas. Ada Witan Marselino, Rizki Ridho, Ernando, plus pemain naturalisasi. Lalu kita punya blueprint hingga 2045, dan kita konsisten lakukan training jangka panjang. Artinya program yang kita jalankan sudah on the track. Kita akan konsisten dan perbaiki yang masih kurang. Karena bagaimanapun, dengan pencapaian timnas U-23 ini kita punya kebanggaan baru dan terbukti sepak bola makin menyatukan Indonesia,” jelas Erick.

Susunan Pemain Indonesia U-23 vs Guinea U-23

Indonesia: Ernando Ari, Muhammad Ferarri, Komang Teguh, Nathan Tjoe-A-On, Bagas Kaffa, Ivar Jenner, Marselino Ferdinan, Pratama Arhan, Jeam Kelly Sroyer, Rafael Struick, Witan Sulaeman

Guinea: Soumaila Sylla, Ibrahima Diakite, Saidou Sow, Mohamed soumah, Maadiou Keita, Issiaga Camara, Aguibou Camara, Ilaix Moriba, Ousmane Camara, Algassime Bah, Facinet Conte.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here