Saturday, 20 July 2024
HomeKota BogorPj Gubernur Jabar Fokus pada Inflasi, Pengangguran, dan Kemiskinan di Kota Bogor

Pj Gubernur Jabar Fokus pada Inflasi, Pengangguran, dan Kemiskinan di Kota Bogor

Bogordaily.net – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat (Jabar), Bey Machmudin bersama rombongan eselon II Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) berkunjung ke Balai Kota Bogor.

Kehadirannya tak lain untuk bersilaturahmi dengan para perangkat daerah di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

Pembinaan langsung juga diberikan Bey terutama terkait capaian indikator makro Provinsi Jawa Barat dari Kota Bogor.

Selain itu, ada beberapa isu strategis yang berkaitan langsung dengan pemerintah daerah, seperti persampahan, inflasi, pendidikan lewat isu Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), dan judi online (judol).

Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari mengatakan, ada beberapa arahan yang diberikan oleh dan menjadi atensi khusus. Dari mulai Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE), pengangguran, dan kemiskinan.

“Pengangguran pernah mencapai 12 persen, sekarang mulai bounce back 9 persen. Kemiskinan juga pernah sampai 8 persen, sekarang di 6 persen. Kemudian LPE pernah sampai 6,67 dan pernah anjlok, tapi sekarang mulai 5,1 lagi,” ujar Hery, Kamis 4 Juli 2024.

Selain itu, Hery mengatakan bahwa Bey juga memberikan atensinya terkait perundungan yang kerap terjadi di dunia pendidikan.

“Sekarang perundungan varietasnya sudah macam-macam, dari siswa ke siswa, senior ke junior, bahkan siswa ke guru juga sudah terjadi. Nah, ini menjadi perhatian di Jawa Barat yang ingin juga menjadi perhatian di Kota Bogor,” ucap Hery.

Pun dengan PPDB, Hery menyampaikan, bahwa ke depan Pemkot akan meminta dukungan lebih kepada Pemprov untuk keterpaduan sistem dan mekanisme.

Banyak hal yang dibahas dalam pertemuan tersebut. Selain hal di atas, soal stunting dan transportasi juga tak luput.

“Kemudian ada apresiasi juga kepada camat dan lurah berperestasi, termasuk soal stunting disinggung. Saya juga laporkan soal (padi) Nutri Zinc kemarin, sebagai salah satu inisiasi project untuk kita bisa mengatasi stunting dari varietas baru dari padi,” paparnya.(Muhammad Irfan Ramadan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here