Bogordaily.net – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Jawa Barat menggelar kegiatan edukasi bela negara dan demokrasi politik dalam tema Ritme Demokrasi pada Kamis 17 April 2026 di gedung Sri Baduga Kota Bogor.
Diikuti kurang lebih 360 peserta dari berbagai unsur organisasi pemuda di Kota Bogor
Kegiatan ini menekankan pentingnya peningkatan literasi politik bagi generasi muda, khususnya Gen Z, dalam masa yang akan datang
Dalam kegiatan tersebut, Ruliadi Kepala Bidang Politik Dalam Negeri (Poldagri) Bakesbangpol Jawa Barat menjelaskan bahwa pihaknya tengah mendorong program pembinaan politik dengan pendekatan yang lebih praktis dan mudah dipahami oleh kalangan muda.
Menurutnya, upaya ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas demokrasi di Jawa Barat.
“Kita melaksanakan kegiatan pembinaan politik dengan kemasan politik-praktik. Kita ingin menumbuhkan atau meningkatkan literasi politik anak-anak ini,” ujar Ruliadi.
Ia mengungkapkan, rendahnya tingkat partisipasi pemilih pada Pilkada 2024 di Jawa Barat menjadi perhatian serius.
Berdasarkan data yang ada, partisipasi pemilih baru mencapai sekitar 68 persen, yang dinilai masih jauh dari ideal.
“Karena tadi kita lihat data di Pilkada 2024 misalnya, itu tingkat partisipasi pemilih di Jawa Barat hanya 68 persen. Itu kan sebuah tantangan buat kita dalam pengembangan kehidupan demokrasi, khususnya di Jawa Barat,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ruliadi menambahkan bahwa saat ini komposisi pemilih didominasi oleh generasi muda, khususnya Gen Z.
Oleh karena itu, peningkatan literasi politik dinilai menjadi kunci untuk mendorong partisipasi yang lebih tinggi dan berkualitas.
“Komposisinya sekarang yang paling banyak adalah Gen Z. Karena itu kita tumbuhkan literasinya, pertama untuk menangkal hoaks, kemudian untuk mencari informasi-informasi politik, dan yang ketiga tentunya menumbuhkan kesadaran akan hak konstitusi,” tegasnya.
Melalui kegiatan seperti Ritme Demokrasi diharapkan generasi muda tidak hanya menjadi pemilih, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam kehidupan demokrasi.***
Fikri
