Bogordaily.net – Warga di wilayah Jampang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, mendadak panik setelah kawasan permukiman mereka diterjang hujan abu material semen pada Kamis pagi, 21 Mei 2026.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 07.00 WIB tersebut membuat suasana lingkungan mendadak kacau lantaran debu dan material berwarna abu-abu pekat menyelimuti rumah warga hingga jalanan sekitar.
Lokasi terdampak berada di kawasan perbatasan Jampang, Kecamatan Kemang dengan wilayah Jabon, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor.
Kebocoran Tabung di Pabrik Mortar
Berdasarkan informasi yang beredar, fenomena tersebut diduga berasal dari kebocoran salah satu tabung pengolahan milik perusahaan mortar yang beroperasi di sekitar lokasi.
Akibat kebocoran itu, material semen beterbangan ke udara dan terbawa angin hingga menjangkau area permukiman warga dalam radius cukup luas.
Semburan debu semen tampak menyelimuti atap rumah, halaman, kendaraan, hingga akses jalan lingkungan. Warna abu-abu pekat terlihat menempel di berbagai permukaan dan membuat suasana sekitar berubah drastis.
Informasi mengenai kejadian tersebut ramai diperbincangkan warga usai diunggah akun Instagram @infoparung.id.
Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa insiden hujan material semen sebenarnya bukan pertama kali terjadi di wilayah itu. Namun, warga menilai dampak kejadian kali ini jauh lebih besar dibanding sebelumnya.
Material disebut menyebar lebih luas hingga mengotori banyak rumah warga di sekitar lokasi pabrik.
Tercatat sedikitnya sekitar 20 bangunan rumah terdampak langsung akibat paparan debu dan cairan material semen tersebut.
Selain rumah, sejumlah kendaraan milik warga juga terlihat dipenuhi lapisan debu tebal akibat material yang beterbangan sejak pagi hari.
Kondisi jalan lingkungan pun sempat menjadi licin setelah tercampur cairan semen basah yang ikut terbawa ke permukaan jalan.
Situasi sempat membuat warga khawatir, terlebih semburan material terus berlangsung selama beberapa waktu sebelum akhirnya berhasil ditangani.
Bahkan, dalam insiden tersebut dilaporkan ada seorang warga yang sempat terjatuh akibat jalanan licin yang tertutup material semen.
Warga sekitar berharap kejadian serupa tidak kembali terulang karena dinilai membahayakan keselamatan dan kesehatan masyarakat, terutama anak-anak serta lansia yang tinggal di sekitar lokasi industri.
Menanggapi kejadian tersebut, pihak perusahaan mortar dikabarkan langsung melakukan penanganan di lokasi dan menyatakan siap bertanggung jawab atas dampak yang ditimbulkan.
Hingga kini, warga masih menunggu langkah lanjutan dari pihak perusahaan maupun instansi terkait untuk memastikan keamanan lingkungan pasca insiden hujan abu semen tersebut.***
