Bogordaily.net – apan terakhir Arsenal masuk final UCL—pertanyaan itu kembali menggema. Bukan di ruang diskusi santai. Tapi di kepala para penggemar Arsenal FC yang sudah terlalu lama menunggu.
Dua puluh tahun bukan waktu yang sebentar. Itu satu generasi. Bahkan lebih. Kini, penantian itu akhirnya runtuh—pelan tapi pasti.
Arsenal kembali ke final Liga Champions 2026.
Malam di Emirates terasa berbeda. Bukan sekadar pertandingan. Ini seperti penebusan. Lawannya tidak ringan: Atletico Madrid. Tim yang dikenal keras, disiplin, dan sulit ditembus.
Namun satu momen mengubah segalanya.
Bukayo Saka mencetak gol. Tipis. Tapi cukup. Skor 1-0. Agregat 2-1. Stadion bergemuruh. Tidak histeris, tapi lega. Sangat lega.
Di pinggir lapangan, Mikel Arteta tidak berlari. Ia hanya menatap. Seperti seseorang yang tahu—ini baru awal.
Kekuatan Arsenal musim ini bukan pada satu bintang. Tapi pada keseimbangan.
Muda dan matang berjalan bersama. Lini depan tajam. Lini belakang sabar. Mereka tidak spektakuler di setiap laga, tapi konsisten. Itu yang mahal di Eropa.
Empat belas laga tanpa kalah di Liga Champions bukan kebetulan. Itu hasil dari proses panjang. Dan kesabaran.
Lalu publik kembali bertanya: kapan terakhir Arsenal masuk final UCL sebelum ini?
Jawabannya: 2006.
Saat itu, Arsenal menulis sejarah. Final digelar di Stade de France. Mereka sempat unggul lewat Sol Campbell. Tapi akhirnya kalah 1-2 dari FC Barcelona.
Sejak malam itu, Arsenal menghilang dari panggung tertinggi Eropa.
Dan kini, mereka kembali.
Final 2026 akan digelar di Budapest. Lawannya belum pasti. Antara Bayern Munich atau Paris Saint-Germain.
Dua-duanya bukan lawan ringan.
Tapi Arsenal musim ini bukan tim yang mudah goyah.
Satu hal yang masih mengganjal: trofi.
Arsenal belum pernah juara Liga Champions. Nol. Kosong. Berbeda dengan klub Inggris lain yang sudah mengoleksi gelar.
Ini yang membuat final nanti terasa lebih berat. Sekaligus lebih penting.
Musim ini bisa jadi titik balik. Di Liga Inggris, mereka juga memimpin klasemen. Selisih lima poin. Tinggal satu laga.
Gelar ganda bukan mimpi.
Kini jawaban dari kapan terakhir Arsenal masuk final UCL tidak lagi sekadar nostalgia 2006. Ia sudah berubah menjadi 2026.
Dan mungkin—jika semuanya berjalan sempurna—akan diingat sebagai awal dari sesuatu yang jauh lebih besar.***
