Bogordaily.net – Hasil Piala Asia U17 membuka cerita pagi yang tidak biasa. Indonesia menang. Thailand justru tersandung. Hari pertama turnamen langsung memberi kontras: satu tersenyum, satu tertunduk.
Digelar di Arab Saudi, Selasa itu seperti panggung pembuktian anak-anak muda Asia. Tidak ada basa-basi. Empat pertandingan langsung tuntas. Empat cerita lahir.
Di Grup A, tuan rumah tidak memberi ampun. Arab Saudi menghajar Myanmar 4-0. Tegas. Tanpa kompromi. Satu laga lain di grup yang sama lebih mengejutkan: Thailand kalah 0-2 dari Tajikistan. Gajah Perang seperti kehilangan arah sejak awal.
Beranjak ke Grup B, Jepang menunjukkan kelasnya. Qatar dilibas 3-1. Rapi. Terukur. Sementara itu, Indonesia bermain lebih hemat. Satu gol cukup. China dikalahkan 1-0. Tipis, tapi berarti besar.
Di sinilah hasil Piala Asia U17 menjadi penting untuk dibaca pelan-pelan. Bukan sekadar skor. Tapi arah masa depan. Indonesia memulai dengan disiplin. Tidak banyak peluang, tapi efektif. Itu yang sering hilang di level usia muda.
Kemenangan 1-0 atas China bukan kemenangan yang mewah. Namun justru di situ letak nilainya. Anak-anak Garuda Muda bermain sabar. Menunggu. Lalu memukul di waktu yang tepat.
Sementara Thailand? Kekalahan dari Tajikistan memberi tanda tanya. Apakah ini soal kesiapan? Atau soal mental bertanding?
Turnamen ini baru dimulai. Masih panjang. Rabu hari ini, Grup C dan D akan bergerak. Yaman melawan Vietnam. Korea Selatan menghadapi Uni Emirat Arab. Australia ditantang India. Satu laga batal: Korea Utara mundur. Sepak bola kadang juga soal keputusan di luar lapangan.
Namun publik Indonesia boleh menaruh harap. Tidak berlebihan. Tapi cukup untuk percaya. Karena dari hasil Piala Asia U17 hari pertama, terlihat satu hal: tim ini tahu cara menang.
Dan di turnamen seperti ini, itu sering lebih penting daripada sekadar bermain indah.***
