Thursday, 7 May 2026
HomeViralViral Anak Perwira Polisi Buka Lomba Komentar Rasis di Instagram, Siapa Dia?

Viral Anak Perwira Polisi Buka Lomba Komentar Rasis di Instagram, Siapa Dia?

Bogordaily.net – Media sosial kembali gaduh. Kali ini tentang dugaan anak perwira polisi yang membuat “lomba” komentar rasis di Instagram. Hadiahnya Rp100 ribu. Yang paling rasis, katanya, akan ditransfer uang.

Kalimat itu pendek. Tapi dampaknya panjang.

Unggahan tersebut cepat menyebar di X, Threads, dan Instagram. Publik marah. Bukan hanya karena isi komentarnya dianggap menghina etnis tertentu, tetapi juga karena sikap pemilik akun yang dinilai menantang warganet untuk melapor ke polisi.

Kasus viral anak perwira polisi buka lomba komentar rasis di Instagram ini pertama kali ramai setelah sebuah reels dari akun yang diduga bernama @redblood beredar luas di media sosial. Dalam video itu, pemilik akun disebut menawarkan hadiah uang tunai bagi komentar paling rasis di kolom unggahan.

“Komentar paling rasis, gue transfer Rp100 ribu.”

Kalimat itu kemudian menjadi bahan amarah publik.

Unggahan tersebut dibagikan ulang oleh sejumlah akun di X dan Threads. Salah satunya akun @Heraloebss. Dari situlah kontroversi membesar. Ribuan komentar masuk. Sebagian di antaranya diduga mengandung ujaran bernada diskriminatif terhadap etnis Papua.

Warganet langsung bereaksi keras.

Banyak yang menilai tindakan itu bukan sekadar candaan media sosial. Tetapi sudah masuk wilayah yang sensitif: rasisme. Terlebih dilakukan secara terbuka dan dijadikan semacam kompetisi digital.

Kasus viral anak perwira polisi buka lomba komentar rasis di Instagram juga memicu sorotan terhadap lingkungan keluarga pelaku. Sebab dalam video yang ikut beredar, pemilik akun disebut mengaku tidak takut dilaporkan karena orang tuanya seorang polisi berpangkat.

Pernyataan itu justru memperkeruh suasana.

Publik kemudian mempertanyakan soal etika, tanggung jawab penggunaan media sosial, hingga dugaan adanya rasa kebal hukum karena latar belakang keluarga.

Tidak sedikit pula yang meminta aparat menindaklanjuti kasus tersebut secara serius. Mereka menilai ujaran bernada rasis tidak bisa dianggap remeh karena berpotensi memicu kebencian antarkelompok.

Sampai Kamis 7 Mei 2026 pagi, belum ada klarifikasi resmi dari pihak yang diduga terkait dengan unggahan tersebut. Namun nama akun dan potongan video sudah telanjur tersebar luas di berbagai platform.

Kasus viral anak perwira polisi buka lomba komentar rasis di Instagram kini menjadi salah satu topik yang paling ramai dibicarakan warganet Indonesia. Bukan lagi sekadar soal konten. Tetapi juga tentang bagaimana ruang digital dipakai tanpa empati — lalu dipertontonkan dengan rasa bangga.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here