Bogordaily.net — Pengurus Yayasan Pesantren Pertanian Darul Fallah bersama Pengurus Pimpinan Pusat Ikatan Alumni Darul Fallah (IAD) menggelar rapat konsolidasi persiapan kepanitiaan Milad ke-66 Pesantren Pertanian Darul Fallah dan Temu Nasional Alumni Darul Fallah.
Rapat yang berlangsung pada Jumat, 26 Juni 2026 tersebut dihadiri oleh Ketua Yayasan Pesantren Pertanian Darul Fallah, Dr. Ir. Naufal Mahfudz, MM, Ketua Umum Ikatan Alumni Darul Fallah (IAD) Jainudin, SH, MH, beserta jajaran Pengurus Yayasan dan Pengurus Pimpinan Pusat IAD.
Kegiatan konsolidasi ini membahas kesiapan pelaksanaan agenda besar keluarga besar Darul Fallah, termasuk kepanitiaan, rangkaian acara, serta penguatan sinergi antara pesantren dan alumni.
Milad ke-66 Pesantren Pertanian Darul Fallah & Temu Nasional Alumni Darul Fallah akan dilaksanakan pada:
Sabtu, 18 September 2026, di Pesantren Pertanian Darul Fallah, Ciampea, Kabupaten Bogor.
Dalam agenda tersebut, panitia akan menghadirkan sejumlah tokoh nasional, termasuk Menteri Pertanian Republik Indonesia, Amran Sulaiman, serta tokoh-tokoh lainnya.
Mengusung tema: “Dari Pesantren untuk Negeri: Berkolaborasi Membangun Pertanian Maju, Mandiri, dan Modern Menuju Indonesia Berdaulat Pangan”
Tema tersebut menggambarkan semangat besar Darul Fallah dalam memperkuat kontribusi pesantren terhadap pembangunan pertanian nasional.
Ada empat nilai utama yang terkandung dalam tema kegiatan ini:
1. Pesantren
Sebagai sumber nilai, pendidikan, pembentukan karakter, dan kaderisasi generasi penerus bangsa.
2. Alumni
Sebagai kekuatan jejaring dan kontribusi nyata dalam berbagai bidang kehidupan.
3. Kolaborasi
Sebagai wujud sinergi antara pemerintah, pesantren, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat.
4. Pertanian maju, mandiri, dan modern
Selaras dengan agenda pembangunan pangan nasional menuju Indonesia yang berdaulat pangan.
Melalui momentum Milad ke-66 dan Temu Nasional Alumni ini, keluarga besar Pesantren Pertanian Darul Fallah berharap dapat memperkuat ukhuwah, memperluas jejaring pengabdian, serta menghadirkan kontribusi nyata bagi kemajuan pertanian dan kemandirian pangan Indonesia.***
