Bogordaily.net – Langkah Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, terhenti ketika melihat seorang anak menggendong gitar kopong menyeberang jalan di simpang Jalan Dewi Sartika–Jalan Kapten Muslihat, Kota Bogor.
Beberapa waktu lalu, Dedie Rachim baru saja meninjau proses awal pembongkaran Jembatan Penyeberangan Orang (JPO). Setelah itu, ia berjalan kaki menyusuri Jalan Veteran sebelum kembali ke Balai Kota.
Di tengah perjalanan, ia melihat seorang anak bertopi. Dedie Rachim kemudian menghampiri dan menanyakan aktivitas yang sedang dilakukan anak tersebut.
Ia juga bertanya apakah anak itu masih bersekolah. “Kamu sekolah di mana? Malam-malam masih di luar?” tanya Dedie Rachim.
Anak itu mengaku sudah tidak lagi bersekolah sejak beberapa tahun lalu. Menurutnya, ia berhenti sekolah saat pandemi Covid-19 dan tidak melanjutkan pendidikannya, sehingga hanya menyelesaikan pendidikan hingga kelas 4 SD.
Mendengar hal itu, Dedie Rachim meminta anak tersebut untuk kembali melanjutkan pendidikan.
“Kamu sekolah lagi ya, harus sekolah. Nanti kita urus,” ujar Dedie Rachim sambil merangkul pundak anak tersebut.
Mendengar hal itu, anak tersebut menyatakan bersedia kembali bersekolah.
Dedie Rachim mengatakan bahwa Pemkot Bogor akan terus berupaya menurunkan angka putus sekolah.
“Jadi kita sudah punya program PKBM. Saat ini sudah ada 543 anak yang kembali mengikuti pendidikan. Untuk anak ini usianya 11 tahun. Jika masih memungkinkan akan kita masukkan ke sekolah formal. Tapi kalau tidak, akan ikut PKBM, kemudian melanjutkan hingga SMP dan jenjang pendidikan berikutnya,” ujarnya.
Dedie Rachim menyebut bahwa pendidikan merupakan salah satu cara untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat serta mengubah kondisi keluarga menjadi lebih baik. Karena itu, ia terus menekankan pentingnya menempuh pendidikan.
“PKBM itu gratis. Jadi anak-anak yang putus sekolah bisa kembali mengikuti pendidikan. Salah satu upaya mengubah kondisi keluarga adalah melalui pendidikan dan memiliki ijazah. Tadi juga ada yang tidak lulus SMK, kita minta lanjut lagi,” ujarnya.***
