HomePolitikHasil Survei SMRC Juli 2026, Elektabilitas Prabowo Melorot, Anies ke 4 Gibran...

Hasil Survei SMRC Juli 2026, Elektabilitas Prabowo Melorot, Anies ke 4 Gibran ke 5, KDM Juara

Bogordaily.net – Hasil survei SMRC Juli 2026 mengenai elektabilitas calon presiden menunjukkan perubahan signifikan pada peta politik nasional.

Dalam simulasi semi terbuka, Dedi Mulyadi muncul sebagai tokoh dengan tingkat keterpilihan tertinggi, jauh meninggalkan Presiden Prabowo Subianto.

Temuan tersebut disampaikan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) dalam survei bertajuk Elektabilitas Calon-calon Presiden yang dilakukan pada 5 hingga 19 Juli 2026.

Direktur Eksekutif SMRC, Deni Irvani, mengatakan Dedi Mulyadi memperoleh dukungan sebesar 35 persen. Sementara itu, Prabowo Subianto berada di posisi kedua dengan elektabilitas 14,5 persen.

“Nama berikutnya adalah Anies Baswedan dengan 8,2 persen, Gibran Rakabuming Raka 7,7 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 4,9 persen, Ganjar Pranowo 4,2 persen, Mahfud MD 4 persen, sedangkan nama lainnya berada di bawah 2 persen. Masih terdapat 12,8 persen responden yang belum menentukan pilihan atau tidak menjawab,” ujar Deni.

Hasil tersebut memperlihatkan adanya perubahan dibanding survei sebelumnya. Elektabilitas Dedi Mulyadi mengalami lonjakan cukup tajam, sedangkan dukungan terhadap Prabowo mengalami penurunan.

Menurut Deni, pada survei sebelumnya Dedi Mulyadi memperoleh elektabilitas 19,7 persen. Dalam survei terbaru, angkanya meningkat menjadi 35 persen.

Sebaliknya, elektabilitas Prabowo menunjukkan tren menurun dalam berbagai simulasi yang dilakukan SMRC.

Pada simulasi dua nama atau head to head, Dedi Mulyadi memperoleh dukungan 59 persen. Sementara Prabowo Subianto memperoleh 28,3 persen.

SMRC mencatat bahwa dalam kurun sekitar empat bulan terakhir terjadi perubahan cukup besar pada simulasi tersebut. Pada survei Februari-Maret 2026, Prabowo masih memperoleh elektabilitas 50,5 persen, namun turun menjadi 28,3 persen pada survei Juli 2026.

Di periode yang sama, elektabilitas Dedi Mulyadi meningkat dari 42,6 persen menjadi 59 persen dalam simulasi dua kandidat.

Survei ini melibatkan 749 responden yang dipilih secara acak. Sebanyak 83,8 persen responden diwawancarai melalui telepon, sedangkan 16,2 persen responden yang tidak memiliki akses telepon diwawancarai secara tatap muka.

Pengumpulan data berlangsung pada 5–19 Juli 2026 dengan margin of error sekitar ±3,7 persen.

Dengan hasil tersebut, survei SMRC Juli 2026 menunjukkan Dedi Mulyadi menjadi figur dengan elektabilitas tertinggi dalam simulasi calon presiden, sekaligus memperlihatkan dinamika baru menjelang kontestasi politik nasional mendatang.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here