HomeKota BogorPemkot Bogor Gelar Puncak Harganas, Tekankan Pentingnya Peran Keluarga

Pemkot Bogor Gelar Puncak Harganas, Tekankan Pentingnya Peran Keluarga

Bogordaily.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2026 tingkat Kota Bogor di Kampung Bebek, Kelurahan Kedung Halang, Kecamatan Bogor Utara.

Momentum tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat peran keluarga sebagai pondasi utama dalam membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

Kegiatan yang dihadiri sekitar 1.000 peserta itu menghadirkan berbagai layanan masyarakat melalui kolaborasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), komunitas, serta berbagai elemen masyarakat sebagai bentuk pelayanan terpadu bagi warga Kota Bogor.

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mengatakan bahwa semangat Harganas tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum memperkuat ketahanan keluarga sebagai investasi bagi masa depan bangsa.

“Ini kolaborasi berbagai OPD, masyarakat, kita bergabung bersama kurang lebih sekitar 1.000 peserta. Ada klaster-klaster di sini yang cukup positif, seperti dapur gizi stunting, pemberian sembako untuk Keluarga Risiko Stunting (KRS), dan klaster lansia,” ujar Jenal Mutaqin.

Dalam peringatan Harganas 2026, masyarakat mendapatkan berbagai pelayanan yang difokuskan pada peningkatan kesejahteraan keluarga dan kualitas kesehatan masyarakat.

Sejumlah program unggulan yang dihadirkan antara lain dapur gizi untuk pencegahan stunting, bantuan sembako bagi Keluarga Risiko Stunting (KRS), pelayanan bagi kelompok lanjut usia (lansia), hingga edukasi mengenai pentingnya pola pengasuhan yang sehat.

Tidak hanya itu, kegiatan juga diramaikan oleh Gerakan Ayah Tangguh Indonesia (GATI) yang melibatkan para ayah dalam menyiapkan sekitar 1.000 porsi makanan bergizi untuk anak-anak sebagai simbol pentingnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan keluarga.

Jenal Mutaqin menegaskan bahwa keluarga merupakan lingkungan pertama yang membentuk karakter, pendidikan, serta nilai-nilai kehidupan bagi setiap anak.

Menurutnya, keluarga yang harmonis, kompak, dan saling mendukung akan melahirkan generasi yang lebih siap menghadapi tantangan masa depan.

“Keluarga yang kompak dan solid merupakan sebuah fondasi dan modal untuk kemaslahatan di masa yang akan datang. Mulai dari anak-anak yang harus kita didik sebaik mungkin,” katanya.

Ia menambahkan, pembangunan sumber daya manusia tidak hanya bergantung pada pendidikan formal, tetapi juga dimulai dari lingkungan keluarga yang mampu memberikan kasih sayang, perhatian, serta pendidikan karakter sejak usia dini.

 

Muhammad Irfan Ramadan

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here