HomeKota BogorSiswi Kelas 6 SD Diduga Jadi Korban Percobaan Penculikan di Bogor, Berhasil...

Siswi Kelas 6 SD Diduga Jadi Korban Percobaan Penculikan di Bogor, Berhasil Kabur dari Pelaku

Bogordaily.net – Seorang anak perempuan yang masih duduk di bangku kelas 6 sekolah dasar (SD) diduga menjadi korban percobaan penculikan di Kota Bogor pada Selasa 21 Juli 2026. Beruntung, korban berhasil menyelamatkan diri setelah melarikan diri dari pria yang diduga menjadi pelaku.

Peristiwa tersebut bermula ketika korban keluar rumah untuk membeli es krim di kawasan Perumahan Babakan Sari, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. Saat berada di sekitar lokasi, korban didatangi seorang pria yang mengendarai sepeda motor.

Menurut informasi yang diterima, pelaku kemudian berpura-pura menanyakan alamat sebuah sekolah kepada korban. Setelah mengajak berbicara, pelaku diduga membujuk korban agar bersedia naik ke atas sepeda motor yang dikendarainya.

Korban selanjutnya dibawa meninggalkan lokasi hingga tiba di kawasan Lapangan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara. Selama berada bersama korban, pelaku diduga beberapa kali melakukan tindakan yang membuat korban merasa tidak nyaman.

Di lokasi tersebut, pelaku sempat menanyakan kepada korban apakah dirinya memiliki seorang pacar. Tak lama kemudian, pelaku diduga memeluk korban dan berusaha membekapnya.

Dalam situasi tersebut, korban berhasil memanfaatkan kesempatan untuk melarikan diri sehingga dugaan aksi penculikan tidak sampai berlanjut.

Keberhasilan korban meloloskan diri membuat pelaku gagal melancarkan dugaan aksinya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, pelaku diketahui mengendarai sepeda motor Yamaha dengan nomor polisi F 6690 FFG.

Identitas kendaraan tersebut menjadi salah satu petunjuk penting yang dapat membantu proses penelusuran terhadap pelaku.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di luar rumah.

Anak-anak juga perlu diingatkan untuk tidak mudah percaya kepada orang yang tidak dikenal, meskipun pelaku menggunakan alasan yang tampak meyakinkan untuk mengajak berbicara atau meminta bantuan.

Hingga informasi ini disusun, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai identitas pelaku maupun perkembangan penanganan kasus tersebut. Aparat diharapkan dapat menindaklanjuti laporan yang ada guna mengungkap pelaku dan memastikan keamanan masyarakat, khususnya anak-anak, di ruang publik.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here