HomeKota BogorDedie Rachim Tinjau Proyek Jalan Saleh Danasasmita, Pengerjaan Capai 45 Persen

Dedie Rachim Tinjau Proyek Jalan Saleh Danasasmita, Pengerjaan Capai 45 Persen

Bogordaily.net – Proyek pembangunan jalan baru atau trase di kawasan Batutulis pengganti Jalan Saleh Danasasmita menunjukkan tren positif.

Hingga hari ini, progres pengerjaan fisik proyek tersebut telah mencapai hampir 45 persen, melebihi dari target awal yang ditetapkan sebesar 38-39 persen.

Dengan capaian deviasi positif sebesar kurang lebih 6 persen, trase Batutulis diproyeksikan sudah dapat dibuka dan dilintasi kendaraan pada awal November mendatang.

Hal itu diungkapkan Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim saat meninjau langsung lokasi proyek pada Senin, 31 Agustus 2026.

Dedie mengapresiasi atas percepatan pengerjaan di lapangan. Meski demikian, pihaknya tak menampik adanya sejumlah hambatan (obstacle) teknis yang dihadapi selama proses pengerjaan konstruksi.

“Alhamdulillah ada deviasi positif, progresnya bagus dan sekarang sudah hampir 45 persen dari target 38–39 persen. Sesuai target kita, paling tidak awal November sudah bisa dibuka,” ucapnya.

Ia mengungkapkan, salah satu kendala teknis di lapangan adalah kondisi tanah lempung yang membutuhkan penanganan (treatment) khusus sebelum masuk ke tahap pembetonan.

Selain itu, masih kata Dedie, terdapat perbedaan lebar jalan antara jalur baru dan jalur lama (existing), di mana jalan baru dirancang memiliki lebar sekitar 8 meter, sementara jalan lama di bagian bawah hanya seluas 6 meter.

“Jalan baru ini kan 8 meter, sedangkan jalan lama sekitar 6 meter. Yang harus kita sesuaikan justru jalan lamanya agar tidak makin mepet. Nanti disempurnakan lagi, termasuk penambahan trotoar dan perbaikan sistem drainase,” jelasnya.

Ia menyebut, penyesuaian geometri juga dilakukan pada radius bukaan jalan masuk dan keluar. Untuk mempertahankan keasrian lingkungan, ia meminta ada modifikasi desain ketimbang menebang pohon pelindung yang berdiri di sekitar area masuk.

“Begitu pula dengan keberadaan gapura warga setempat yang terdampak, diselesaikan melalui pendekatan persuasif dan akan diganti dengan bangunan yang lebih baik,” ungkapnya.

Sementara itu, terkait tahapan konstruksi saat ini, Dedie menegaskan bahwa pengerjaan di lapangan telah memasuki tahap pelapisan agregat kelas A atau betonisasi jalan.

“Setelah proses ini rampung, pengerjaan akan dilanjutkan dengan pelapisan Lean Concrete (LC) setebal 10 centimeter sebelum akhirnya dilakukan pembetonan rigid setebal 27 centimeter, termasuk pembuatan saluran pembuangan air juga terus dikejar mumpung cuaca di wilayah Bogor belum memasuki intensitas hujan tinggi,” katanya.***

Muhammad Irfan Ramadan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here